Jelang Tutup Jabatan, Djarot Kebut PR yang Belum Terselesaikan

Intan fauzi    •    Kamis, 14 Sep 2017 05:00 WIB
pemprov dki
Jelang Tutup Jabatan, Djarot Kebut PR yang Belum Terselesaikan
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat (kiri). (Foto: Antara/Syailendra Hafiz).

Metrotvnews.com, Jakarta: Kurang lebih satu bulan lagi Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sampai pada akhir masa jabatannya. Masih ada beberapa program yang Djarot kejar supaya selesai hingga Oktober 2017.

"Satu yang kita kejar adalah 100 RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak). Kita selesaikan pada bulan Oktober supaya tidak menjadi pekerjaan pada pemerintah berikutnya," kata Djarot di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu 13 September 2017.

Program lainnya antara lain, revitalisasi pembangunan mass rapid transit (MRT) fase I, pembangunan lokasi sementara (loksem) di Jalan Cengkeh, dan peresmian masjid Al-Mubarokah di Kalijodo.

"Masjid itu janji Pak Ahok dan saya kepada warga Kalijodo pada saat itu yang dipindahkan masjidnya untuk kita pindah di seberangnya Kalijodo," ungkap Djarot.

(Baca juga: Djarot Pamer Indeks Pembangunan Manusia Jakarta)

Djarot juga menyinggung soal revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM). Djarot berharap semuanya selesai sebelum masa jabatannya habis.

Selain program-program tersebut, masih ada pula program yang belum terselesaikan, misalnya kelanjutan pembangunan MRT, light rail transit (LRT), dan penataan trotoar. Untuk penataan trotoar, pembangunannya baru akan dimulai akhir bulan ini.

Kemudian, Djarot juga membuat mal pelayanan publik yang akan melayani berbagai perizinan di Jakarta. Mal pelayanan publik tersebut berada di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.

"Sudah kami tinjau dan ini kami akan selesaikan, mudah-mudahan pada bulan Oktober sudah selesai, tempatnya di Kuningan," tutur Djarot.


(HUS)

IDI: Pemeriksaan Kesehatan Setnov Sudah Sesuai Kaidah Kedokteran

IDI: Pemeriksaan Kesehatan Setnov Sudah Sesuai Kaidah Kedokteran

32 minutes Ago

IDI menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan Setya Novanto untuk second opinion berdasarkan kaid…

BERITA LAINNYA