Djarot Minta Warga Rusun yang tak Niat Bayar Tunggakan untuk Keluar

Riyan Ferdianto    •    Jumat, 11 Aug 2017 16:25 WIB
rusun
Djarot Minta Warga Rusun yang tak Niat Bayar Tunggakan untuk Keluar
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat - MTVN/Nur Azizzah

Metrotvnews.com Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengimbau warga rusun yang tak ada niatan membayar tunggakan untuk pergi. Djarot menyebut, banyak warga yang ingin tinggal di rusun. 

"Warga lama rusun yang tidak memiliki niat untuk membayar sewa, ya sudah keluar saja," kata Djarot di Balai Kota Jakarta Pusat, Jumat 11 Agustus 2017. 

Djarot mengungkapkan, ada sekitar 11 ribu warga yang mengantre untuk menempati rusun. Ada pun, harga membayar sewa rusun dipatok rata-rata Rp400 ribu per bulan.

Djarot menyebut, bila warga rusun merasa keberatan dengan harga sewa, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta punya solusi. Warga bisa mencari harga sewa rumah yang lebih murah. 

"Warga yang enggak mau bayar, enggak ada tanggung jawabnya, bisa sewa ke tempat lain, barangkali lebih murah," ujar Djarot. 

(Baca juga: Baziz Dipastikan Bantu Warga tak Mampu Bayar Rusun)

Mantan Wali Kota Blitar itu menambahkan, bagi warga yang benar-benar tidak mampu, ada bantuan dari Baziz DKI. Djrot juga sudah meminta pengelola rusun untuk mendata warga yang mampu namun tidak mau membayar dan tidak mampu membayar. 

"Bantuan diberikan bagi warga yang benar-benar tidak mampu. Jika ada warga yang mampu yang kuat bekerja, kami persilakan untuk meninggalkan rusun," tegas Djarot 





(REN)