Uber Dorong Mitranya Uji Kir

M Sholahadhin Azhar    •    Senin, 06 Nov 2017 16:16 WIB
polemik taksi online
Uber Dorong Mitranya Uji Kir
Ilustrasi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Provider aplikasi taksi daring, Uber Indonesia mendorong mitra pengemudi UberX untuk melakukan uji kir. Pihak Uber Indonesia mengklaim bakal memfasilitasi mitranya dalam pemeriksaan kendaraannya.

"Pada Minggu 5 November 2017, 100 unit kendaraan mitra pengemudi Uber menjalani uji kir di Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor Pulogadung," kata Head of Public Policy and Government Affairs Uber Indonesia, John Colombo melalui pesan tertulis pada Metrotvnews.com, Jakarta, Senin 6 November 2017.

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, mewajibkan kepada taksi daring untuk melakukan uji kir. Pemerintah memberikan tenggat waktu hingga tiga bulan ke depan sejak 1 November.

Ia menyebut dorongan ini sebagai komitmen Uber atas Permenhub 108/2017. Menurut dia, Uber terus merangkul mitra yang tergabung dalam unit usaha berbadan hukum agar mau melakukan uji kir, meski tanpa pemberitahuan di aplikasi.

John mengklaim langkah Uber ini telah dilakukan sejak Juni 2016. "Hal ini diwujudkan dengan mengalokasikan sumber daya manusia untuk membantu para mitra pengemudi dalam kepengurusan administrasi uji KIR, menangani biaya uji KIR," kata John.

Baca: Provider Aplikasi Taksi Daring Harus Sosialisasi Permenhub 108/2017

Ia tak merinci secara jelas jumlah mitranya yang sejauh ini telah uji kir. Namun, kata dia, pada prinsipnya Uber berkomitmen untuk bekerja sama dengan koperasi mitra perusahaan. Apalagi, tujuan dari uji kir sejalan dengan prinsip Uber. Yakni, menjamin performa kendaraan dengan pengujian fisik secara berkala yang berdampak pada pelayanan.

"Keamanan dan keselamatan merupakan elemen penting yang senantiasa kami berikan kepada para penumpang ketika mereka berada dalam perjalanan bersama Uber," kata John.

Ketua Asosiasi Driver Online Christiansen FW menyangsikan peranan provider dalam uji kir ini. Provider dinilai kurang memberi imbauan secara menyeluruh kepada para pengemudi taksi daring.

Menurut dia, sejauh ini hanya Grab Car yang memberikan arahan melalui pemberitahuan di aplikasi mitra Grab Car.

"Seharusnya perusahaan aplikasi berperan. Karena dengan notifikasi di aplikasi akan sangat mudah," kata dia.


(AZF)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA