Djarot tak Ingin Dapat WTP Hasil Rekayasa

Intan fauzi    •    Kamis, 14 Sep 2017 11:53 WIB
penilaian bpk
Djarot tak Ingin Dapat WTP Hasil Rekayasa
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Foto: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tak bernafsu mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemerksa Keuangan (BPK). Menurut Djarot, laporan keuangan pemerintah daerah harus berorientasi pada kinerja, bukan sekadar prosedur.
 
"Kalau hasilnya enggak ada dan enggak bisa dinikmati buat apa," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis 14 September 2017.

Baca: BPK Beri Opini Wajar dengan Pengecualian untuk Laporan Keuangan DKI

Djarot tak masalah Provinsi DKI belum mendapat WTP asalkan pengelolaan keuangan DKI efisien dan tidak dikorupsi.
 
"Kami enggak berorientasi pada penyerapan anggaran 100 persen. Kalau memang anggaran itu tidak tepat dan mengada-ada, mau ngapain. Yang penting hasilnya nyata," jelas Djarot.
 
Kendati demikian, Djarot juga ingin Jakarta mendapat opini WTP. Namun, dengan cara yang benar.
 
"Tentu saja ingn WTP dengan proses yang baik dan benar. Bukan hasil rekayasa laporan fiktif dengan berbagai macam cara agar dapat WTP," ujarnya.

Baca: Ahok: Dari Dulu LHP BPK DKI Harusnya Tidak Wajar

Djarot mengungkapkan, ada perubahan besar di Jakarta dalam lima tahun terakhir. Program dan pembangunan menyentuh masyarakat. Program tidak jelas dan boros anggaran mulai terfilter.
 
"Saya kasih contoh, program pengadan peralatan olahraga untuk sekolah, untuk fitness, buat apa, pengadan UPS buat apa. Banyak program mangkrak, tapi serapan anggaran bagus apa itu yang kita cari?," ujarnya.




(FZN)