Ahok 'Contreng' Surat Cuti Kampanye

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 21 Sep 2016 11:03 WIB
pilgub dki 2017
Ahok 'Contreng' Surat Cuti Kampanye
Gubernur DKI Jakarta dari PDIP Basuki Tjahaja Purnama bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat pengumuman calon kepala daerah di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (20/9/2016) -- MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan mengisi formulir pendaftaran sebelum mendaftar sebagai calon gubernur ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Ia memastikan, akan mengisi bagian cuti kampanye pada formulir.

"Harus contreng (kesediaan cuti) dong. Kalau enggak, mereka (KPU DKI) bisa tolak," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016).

Dalam formulir pendaftaran calon gubernur, ada dua bentuk isian mengenai cuti kampanye. Pertama, ada blanko kosong berbentuk kotak yang harus disetujui. Kedua, ada surat dari pasangan calon yang menyatakan kesediaan cuti kampanye.

"Ada beberapa persyaratan, kita siapin. Surat pernyataan saya, saya tulis kita bersedia (cuti kampanye)," tegas Ahok.

(Baca: Ahok Siapkan Surat Pernyataan Cuti)

Namun, lagi-lagi Ahok menegaskan tetap menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait cuti kampanye. Pekan depan, Ahok akan mendatangkan saksi ahli untuk memperjuangkan cuti kampanye petahana.

"Kita datangkan saksi ahli untuk menjelaskan kenapa enggak bisa masa kampanye empat bulan harus cuti. Beda lho cuti di masa kampanye," ungkap Ahok.

(Baca: Pekan Depan, Ahok Akan Datangkan 3 Saksi Ahli)

Saat ini, MK sedang memproses uji materi Pasal 70 ayat 3 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. Pasal tersebut mengatur kewajiban cuti dan larangan menggunakan fasilitas negara saat kampanye.

Ahok ingin pasal yang mengatur soal cuti kampanye diubah. Ia sepakat jika calon petahana harus cuti selama masa kampanye, namun dia juga ingin ada pilihan bagi calon petahana untuk menolak cuti.

Mantan Bupati Belitung Timur itu beralasan, ketidakinginannya berkampanye karena ingin fokus mengawal pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2017.

Selama masa persidangan, Ahok mendapat penolakan dari banyak pihak, di antaranya kuasa hukum Presiden, kuasa hukum DPR, dan dua pihak terkait, yakni Yusril Ihza Mahendra dan Habiburakhman. Semuanya meminta hakim menolak usulan uji materi Ahok soal cuti kampanye.


(NIN)

Sandiaga Keluhkan Mahalnya Biaya Kampanye
Pilkada Serentak 2017

Sandiaga Keluhkan Mahalnya Biaya Kampanye

49 minutes Ago

Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan kampanye pada Pilgub DKI 2017 me…

BERITA LAINNYA
Video /