Sandi Klaim Berhasil Jaga Harga Pangan Selama Ramadan

Damar Iradat    •    Selasa, 19 Jun 2018 15:12 WIB
pangan
Sandi Klaim Berhasil Jaga Harga Pangan Selama Ramadan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. ANT/Risky Andrianto.

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim berhasil mengendalikan harga pangan selama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah. Menurutnya, tak ada kenaikan harga berarti selama satu bulan terakhir di Ibu Kota.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan instansi terkait, baik pusat maupun daerah di bidang pangan sejak sebelum ramadan telah mengantisipasi ketersediaan stok, pengendalian harga pangan strategis, dan kegiatan pasar murah. Komoditas seperti beras, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, cabai, bawah merah, jadi fokus dalam hal itu.

"Kita berhasil meredam harga di bulan suci Ramadan dan berhasil menjinakkan harga-harga jelang hari lebaran," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Juni 2018. 

Ia menjelaskan, harga eceran semua jenis beras stabil menjelang dan setelah Idulfitri 2018. Dari data Informasi Pangan Jakarta, sejak awal Juni hingga hari ini, rata-rata harga beras IR 64 di 35 pasar di Ibu Kota berkisar antara Rp8.000 hingga Rp11.000/liter.

Untuk harga cabai, Sandiaga mengakui adanya kenaikan harga jelang lebaran, meski tidak signifikan. Harga cabai terpantau berada di kisaran Rp33.000 hingga Rp44.000/kilogram.

Pengecualian untuk cabai merah TW (cabai merah besar) yang mengalami kenaikan cukup besar. Harga cabai merah besar pada Ramadan dan lebaran ini mencapai Rp38.000 hingga Rp69.000/kilogram.

Bawang merah dan putih juga harganya cukup stabil di kisaran Rp24.000 hingga Rp42.000/kilogram untuk bawang merah dan Rp25.000 hingga Rp33.000/kilogram untuk bawang putih.

Selain itu, daging sapi juga sempat mengalami kenaikan menjelang Idulfitri karena peningkatan permintaan. Namun, pada H+3, harga mulai turun. Harga daging sapi terpantau stabil di kisaran Rp118.000 hingga Rp124.000. 

"Sementara ayam potong dan ikan bandeng mengalami kenaikan harga tidak signifikan menjelang Idulfitri. Sedangkan untuk harga telur ayam terpantau stabil. Harga gula pasir, minyak goreng, terigu dan LPG 3 kg juga stabil," tutur Sandi. 

Ia menambahkan, untuk menstabilkan harga bahan pangan selama Ramadan dan Idulfitri, Pemprov DKI telah melakukan sejumlah cara. Salah satunya kegiatan pasar murah oleh BUMD Provinsi DKI Jakarta di Bidang Pangan. 

Kegiatan pasar murah untuk komoditi beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu oleh PT Food Station Tjipinang Jaya berlangsung di 72 titik lokasi Kelurahan di lima wilayah DKI Jakarta. PD Pasar Jaya juga menggelar Pasar Murah di 40 titik lokasi pasar Milik PD Pasar Jaya di lima wilayah DKI Jakarta.

"Hal ini untuk memastikan seluruh warga Jakarta dapat memperoleh bahan pangan pokok secara mudah dengan harga terjangkau," jelas Sandi.


(DRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA