Teman Ahok Wajib Kembalikan Duit Kelebihan Untung Penjualan Merchandise Ahok

Intan fauzi    •    Selasa, 18 Oct 2016 22:37 WIB
pilgub dki 2017
Teman Ahok Wajib Kembalikan Duit Kelebihan Untung Penjualan <i>Merchandise</i> Ahok
Toko Teman Ahok. (temanahok.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komunitas pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Teman Ahok, mulai menjual kemeja kotak-kotak berwarna biru-merah yang menjadi ciri khas pasangan petahana Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

Kemeja tersebut dijual melalui website toko.temanahok.com dibandrol Rp150 ribu. Adapun merchandise Ahok lainnya yang dijual, seperti kaos, gelang, dan sepatu.

Harganya cukup variatif. Selain di website, Teman Ahok juga mempromosikannya melalui akun instagram @temanahokofficial. Keuntungan dari penjualan merchandise dipergunakan untuk dana kampanye Ahok-Djarot.

Ditanyai soal penjualan itu, Ahok mengatakan, Teman Ahok memiliki hak untuk menjual merchandise. Mereka sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum.

"Ya itu haknya mereka, dia yang patenin, yang penting dia mendaftar ke KPU, jadi mereka sudah daftar ke KPU," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2016).

Karena sudah terdaftar di KPU, Teman Ahok tidak bisa mengambil semua keuntungan yang ada. Mereka hanya boleh mengambil keuntungan dari jumlah yang diproyeksikan.

"Misal mereka proyeksikan Rp20 miliar gitu ya, kalau dia terkumpul lebih dari 20, sisanya dikembalikan ke negara loh, enggak boleh diambil Teman Ahok karena dia terdaftar resmi di KPU DKI," jelas Ahok.

Namun Ahok berkilah kalau penjualan kemeja kotak-kotak tersebut menyalahi aturan karena masa kampanye Pilkada DKI 2017 belum dimulai. Ahok bilang, Teman Ahok hanya menjual merchandise Ahok, bukan Ahok-Djarot.

"Merchandise dari dulu juga sudah jual, kan bukan merchandise Ahok-Djarot. Kan Teman Ahok, enggak ada Teman Ahok-Djarot kan?," tegas Ahok.


(LDS)

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

2 hours Ago

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Setya Novanto menjadi pintu masuk Kom…

BERITA LAINNYA