Kendala Pemprov DKI Kurangi Banjir di Kali Induk

Damar Iradat    •    Minggu, 16 Oct 2016 13:47 WIB
banjir
Kendala Pemprov DKI Kurangi Banjir di Kali Induk
Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat memantau pembersihan Kali Induk di Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramati Jati, Jakarta Timur, Minggu 16 Oktober/MTVN/Damar Iradat

Metrotvnews.com, Jakarta: Rumah warga di sekitar Kali Induk, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur kerap dilanda banjir. Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan, ada yang perlu diperbaiki di daerah sekitaran kali. Namun, sifatnya bukan menghilangkan banjir secara permanen.

"Kalau banjir, pasti tetap banjir, tapi bagaimana biar cepat surut. Sekarang kan kita berusaha mengurangi supaya ini tidak banjir," kata Djarot saat blusukan ke daerah sekitaran Kali Induk, Minggu (16/10/2016).

Menurut Djarot, ada beberapa hal yang membuat revitalisasi kawasan di sekitar Kali Induk belum maksimal. Salah satunya, di sepanjang tepian sungai banyak rumah-rumah yang dibangun.

Hal ini, kata dia, menyulitkan saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin mengeruk kali. Pendalaman kali akan mengakibatkan tembok rumah warga di pinggir sungai itu roboh.

Tidak hanya itu, tidak bisa masuknya alat berat seperti escavator ke wilayah itu juga menjadi kendala. Alat berat baru bisa masuk apabila jembatan dirobohkan.

"Solusinya? Kerja bakti. Jadi, masyarakat bersama PPSU, bersama-sama bersihkan ini kita akan sediakan perlatan dan pengangkatan," tutur dia.

Terakhir, kata dia, di Batu Ampar sebetulnya merupakan daerah cekungan. Namun, sumur-sumur resapan di daerah tersebut justru tertutup.

"Saya minta betul-betul di titik mana sumur resapan digali. Termasuk bisa masuk ke rumah. Ini akan menguntungkan rumah sekitar itu, mereka bisa punya cadangan air yang cukup banyak," ucap dia.


(OJE)