DKI Bakal Kasih Rp602 Miliar untuk Bekasi

Nur Azizah    •    Selasa, 06 Nov 2018 23:15 WIB
pemprov dki
DKI Bakal Kasih Rp602 Miliar untuk Bekasi
Walkot Bekasi Rahmat Effendi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: Pemprov DKI bakal memberikan dana hibah sebesar Rp602 miliar untuk Pemkot Bekasi. Dana itu tiga kali lebih sedikit dari yang diminta Pemkot Bekasi, yakni Rp2 triliun.

Kepala Biro Tata Pemerintahaan Premi Lasari menjelaskan, Rp602 miliar itu terdiri dari dana hibah wajib sebesar Rp199 miliar dan dana hibah umum Rp403 miliar. Hibah wajib diberikan untuk melanjutkan proyek pembangunan jalan layang Rawa Panjang dan Cipendawa.

"Rp117,7 miliar itu untuk flyover Rawa Panjang dan Rp 286 untuk Cipendawa. Lanjutan proyek itu sangat penting karena setiap hari 1.300 truk sampah kita  bolak balik ke Bantargebang," kata Premi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa 6 November 2018.

Premi menuturkan, bila bantuan dana hibah berhenti, maka akan berdampak pada dua pembangunan jembatan layang. Ia khawatir, dua proyek tersebut mangkrak dan berbuntut pada pengiriman sampah DKI.

"Kalau ini tidak dilanjutkan pembangunannya dengan dana bantuan DKI maka potensi mangkrak sehingga bantuan keuangan DKI yang sudah dikasih di tahap pertama akan lebih tidak efisien," ungkapnya.

Selain memberikan dan hibah umum, Pemprov juga memberikan dana hibah khusus sebanyak Rp199 miliar. Dana tersebut terdiri dari dana pendidikan dan uang bau untuk masyarakat terdampak.

"Ini yang harus kita penuhi. Jadi, Komisi A sudah merekomendasikan sebesar Rp199 miliar tambahan untuk dana wajib," ungkapnya.

Sebelumnya, Senin 15 Oktober 2018 Pemkot Bekasi sempat mengajukan proposal permohonan dana hibah sebesar Rp2,09 triliun. Namun, permintaan ini ditolak dengan alasan terlalu besar.


(LDS)