Djarot Bermimpi Pengelola Transportasi Jakarta Tunggal

LB Ciputri Hutabarat    •    Senin, 10 Apr 2017 16:18 WIB
transportasi
Djarot Bermimpi Pengelola Transportasi Jakarta Tunggal
Ilustrasi TransJakarta. Foto: MI/Galih Pradipta.

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bermimpi transportasi di Jakarta dikelola hanya satu perusahaan. Hal itu dia ungkapkan menyusul penodongan di angkutan kota KWK T.25, kemarin malam.

"Semua di bawah manajemen satu yang terkoordinasi dengan berbagai macam pelayanan, termasuk di angkot," kata Djarot di kawasan Sukabumi, Jakarta Barat, Senin 10 April 2017.

Menurut dia, dengan pengelolaan tunggal, angkot dan TransJakarta bisa bersatu untuk membentuk standar operasional prosedur (SOP). Dengan satu sistem, pemerintah mampu mengendalikan keamanan melalui kamera pengintai.

Baca: Uji Coba Integrasi KWK-TransJakarta Jadi Bahan Pembentukan Pergub

"Untuk Kopaja, ketika gabung itu ada CCTV supaya bisa ketika lacak," ujar Djarot.

Nantinya, pengelolaan akan mencakup sertifikasi sopir hingga pembayaran rupiah per kilometer. "TransJakarta ada peremajaan di dalamnya, termasuk sopir driver itu dilatih sehingga pembayaran jelas dan enggak ngetem lagi," tegas Djarot.

Baca: Kontrak KWK-Transjakarta Berlaku Tiga Bulan

Djarot menegaskan, pengelolaan tunggal tak bermaksud untuk memonopoli perusahaan transportasi belaka. Tujuannya untuk menyediakan fasilitas pelayanan transportasi yang memadai. "Nyaman, aman, cepat, tepat, bagi pengguna," tegas Djarot.


(OGI)