Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Upayakan Sejumlah Program Masuk ke APBD-P DKI 2017

Achmad Zulfikar Fazli    •    Sabtu, 20 May 2017 20:19 WIB
anies-sandi
Tim Sinkronisasi Anies-Sandi Upayakan Sejumlah Program Masuk ke APBD-P DKI 2017
Sudirman Said -- Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim sinkronisasi Anies Baswedan-Sandiaga Uno membawa sejumlah misi dalam pertemuan dengan pejabat DKI Jakarta. Tim yang digawangi Sudirman Said itu, mengupayakan sejumlah program masuk ke dalam Rancangan Kerja Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) DKI 2017.

"Mengenai ujung dari proses ini yang paling konkret saya kira tiga item, nomor pertama ini syukur-syukur kita bisa ikut mewarnai APBD-P 2017," kata Sudirman dalam rapat dengan pejabat DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, Sabtu 20 Mei 2017.

Namun, pihaknya tak dapat memaksakan program Anies-Sandi masuk ke dalam APBD-P 2017 karena dasasr penyusunan anggaran itu melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode yang lalu. "Karena itu, kalau tidak memungkinkan tidak apa-apa," ucap dia.

Selain itu, tim sinkronisasi ingin mendapatkan informasi dari pejabat DKI terkait struktur SKPD guna memberikan masukan pada waktu penyusunan RAPBD 2018 dan RPJMD. Sudirman ingin tahu sistem birokrasi di Pemprov DKI, mulai dari tugas, fungsi dan tupoksi SKPD.

"Termaksud item-item yang menjadi perhatian masyarakat, umpanya soal infrastruktur, soal MRT, soal reklamasi dan lain sebagainya. Kita ingin dapat upadate dari bapak ibu sekalian untuk kemudian disinkronkan dengan visi dari, atau policy dari gubernur dan wakil gubernur terpilih nanti," ujarnya.

Sementara itu, Sekda DKI Saefullah membuka pintu bagi Anies-Sandi buat memasukkan programnya ke dalam APBD-P 2017. Apalagi, kata Saefullah, Pemprov dan DPRD DKI sampai kini belum selesai membahasnya.

"Kan sekarang juga belum kita lakukan, itu kan pintunya perubahan. Pintunya perubahan tahun 2017. Terus sekarang posisinya dimana? Kita sekarang sedang menunggu usulan SKPD dan UKPD, kita tampung nih sekarang," kata dia.

Menurut dia, Pemprov DKI juga saat ini masih menunggu paripurna dari audit Badan Pemeriksa Keuangan atas anggaran DKI. Paripurna yang bakal berlangsung pada 31 Mei itu guna menemukan angka valid dana sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) dari anggaran DKI.

Oleh karena itu, ia memastikan, masih ada peluang buat Anies-Sandi memasukan programnya dalam APBD-P 2017. "Jadi ini kita masukan ke dalam anggaran dan itu mungkin, sangat mungkin untuk gubernur terpilih dalam rangka program 100 harinya didukung dari perubahan anggaran," pungkasnya.

 


(Des)