Anggota DPRD DKI Sebut Pelatihan OK OCE Aneh

Nur Azizah    •    Selasa, 09 Jan 2018 12:50 WIB
ok oce
Anggota DPRD DKI Sebut Pelatihan OK OCE Aneh
Suasana rapat kerja OK OCE DPRD DKI Jakarta dengan Dinas UMKM DKI Jakarta. Foto: Nur Azizah/Medcom.id

Jakarta: Pelatihan One Kecamatan One Center Enterpreneur (OK OCE) menuai kritik dari anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta. Bahkan, pelatihan yang digagas Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno itu dinilai aneh.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Nur Afni Sajim mengatakan, pelatihan OK OCE terkesan dipaksakan. Rekrutmen pendamping OK OCE pun terlihat asal-asalan.

"Itu asal rekrutmen. Apalagi tadi dikatakan yang memilih lurah. Bagaimana lurah tahu (kompetensi pendamping)," kata Afni di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa, 9 Januari 2018.

Baca: Sandi Gandeng Gerai Ayam Goreng Bermitra dengan OK OCE

Politikus Partai Demokrat ini menilai pelatihan OK OCE tidak efektif. Sebab, pelatihan hanya diisi cuap-cuap.

"Kalau di Dinas Ketenagakerjaan itu ada latihan merakit HP, solder, jahit. Itu masih oke. Ini hanya cuap-cuap. Aneh, sangat aneh," ucap dia.

Baca: 35 Kecamatan Dapat Pelatihan OK OCE

Ia meyakini pelatihan ini akan lebih menarik bila pendamping dipilih berdasarkan kompetensi. Target untuk menciptakan 200 ribu tenaga usaha pun akan terwujud.

"Kalau cuma begitu saja sangat tidak tertarik. Sungguh tidak. Kalau asal-asalan kan sayang, mending uangnya untuk menyediakan loksem atau lokbit untuk mereka," ujar Afni.

Rapat kerja terkait OK OCE ini dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD DKI Yusriah Dzinnnun. Hadir pula Ketua UMKM DKI Jakarta Irwandi dan suku dinas di lima wilayah.


(AZF)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA