Tim Terpadu Pantau Pergerakan Penyusup di Aksi 2 Desember

Ilham wibowo    •    Senin, 28 Nov 2016 16:45 WIB
unjuk rasa
Tim Terpadu Pantau Pergerakan Penyusup di Aksi 2 Desember
Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia MUI (MUI) Rizieq Syihab. Foto: Antara/Asep Fathulrahman.

Metrotvnews.com, Jakarta: Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia MUI (MUI) Rizieq Muhammad Rizieq Syihab menjamin aksi 2 Desember berjalan damai. Pihaknya telah membentuk tim terpadu bersama TNI dan Polri untuk memantau kemungkinan adanya penyusup.
 
"Kita sudah punya tim terpadu, gabungan GNPF, TNI dan Polri.  Mereka bakal menyebar untuk antisipasi," kata Rizieq di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (28/11/2016).
 
Menurut Rizieq, Satgas GNPF MUI akan mengawal massa aksi di setiap perempatan di seluruh kawasan Jalan Sudirman hingga Jalan M.H Thamrin. Konsentrasi massa akan dilakukan di Monumen Nasional (Monas).
 
"Ada tim satgas di setiap perempatan Sudirman-Thamrin untuk menuntun ke lokasi acara," ujarnya.
 
Rizieq menekankan, tujusan utama aksi ini adalah tabligh akbar dan menuntut Gubenrur DKI non aktif Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama ditahan atas kasus penistaan agama.
 
"Murni, tidak untuk kepentingan lain. Ini aksi bukan aksi anti Cina, bukan anti Kristen, bukan aksi SARA, bukan aksi politik Pilkada, bukan makar. Ini aksi penegakan hukum, aksi jerat penista agama, aksi untuk menegakkan keadilan," katanya.
 
Rizieq sepakat dengan polisi agara aksi tidak berujung kerusuhan. Ia menyerahkan seluruhnya kepada pihak kepolisian jika ada oknum yang berniat menimbulkan kericuhan.
 
"Jika tangggal 2 Desember ada gerakan di luar kesepakatan, kami nyatakan itu bukan bagian dari Aksi Bela Islam 3. GNPF tidak bertanggungjawab dan menyerahkan semuanya ke polisi," kata Rizieq.


(FZN)

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

Ahok Tegaskan tak Pernah Umbar Janji saat Kampanye

34 minutes Ago

Dia menegaskan hanya menyampaikan kinerjanya saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta defenit…

BERITA LAINNYA