Ditlantas Polda Ultimatum Ojek Online tak Parkir Sembarangan

Deny Irwanto    •    Selasa, 13 Mar 2018 16:04 WIB
ojek online
Ditlantas Polda Ultimatum Ojek Online tak Parkir Sembarangan
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di sekitar Stasiun Palmerah, Jakarta - MI/Arya Manggala.

Jakarta: Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengaku sudah mengirim surat pada tiga perusahaan transportasi daring. Pihaknya meminta perusahaan mengatur mitra kerjanya. 

"Kami sudah kirim surat kepada tiga ojek online: Grab, Uber, Gojek. Kami berikan pesan-pesan lalu lintas. Kita sudah buat surat," kata Halim saat dikonfirmasi, Selasa, 13 Maret 2018.

Halim mengungkapkan surat itu berisi supaya masing-masing perusahaan memberikan pengertian kepada para pengemudi di lapangan untuk mentaati aturan.

Tidak hanya itu, perusahaan juga diminta melarang pengemudi mangkal di pinggir jalan atau terminal. Ini supaya tidak mengganggu lalu lintas.

(Baca juga: Kemenhub Bakal Panggil Operator Ojek Online)

"Kemarin saya sudah tanda tangan dan mereka akan memberikan pemahaman kepada para pekerjanya yang ikut di grupnya yaitu Grab, Uber, Gojek. Kami sudah sampaikan agar diberi pengertian," tukas Halim.

Merespons surat tersebut, kata Halim, perusahaan Grab sudah membuat tempat pangkalan khusus untuk pengemudi di wilayah Jakarta Barat. Dengan demikian, pengemudi Grab tidak diperkenankan mangkal di sembarang tempat yang bisa mengganggu lalu lintas.

"Mereka ada pangkalan khusus, baru grab yang menyampaikan kepada saya karena kemarin waktu diundang beberapa hari yang lalu hanya grab yang ada, gojek dan uber nggak datang," beber Halim.




(REN)