Polda Metro Selidiki Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Deny Irwanto    •    Kamis, 12 Oct 2017 15:51 WIB
reklamasi teluk jakarta
Polda Metro Selidiki Proyek Reklamasi Teluk Jakarta
Pulau hasil reklamasi Teluk Jakarta. Foto: MI/Ramdani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah pusat sudah mencabut moratorium pembangunan Pulau C, D, dan G Rekamasi Teluk Jakarta pada 5 Oktober 2017. Meski demikian, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan ambil bagian untuk menyelidiki dugaan pelanggaran reklamasi tersebut.
 
"Data bagaimana reklamasi itu, apa aturan, norma hukum yang mendasari pembangunan reklamasi. Itu semua mau saya dapatkan sekarang," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan saat dikonfirmasi, Kamis 12 Oktober 2017.

Baca: Ketua DPRD DKI Yakin Anies-Sandi Realistis soal Reklamasi

Adi mengatakan, Polda Metro Jaya harus mengatahui seluk beluk pembangunan reklamasi lantaran proyek tersebut berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Adi menegaskan, sangat salah jika pihaknya tidak mengetahui mega proyek itu.
 
Adi menjelaskan, pihaknya akan menyimpulkan hasil penyelidikan proyek reklamasi setelah mendapatkan data. Adi tidak mau berandai-andai dan berspekulasi mengenai dugaan pelanggaran yang terjadi. Namun, dia akan membeberkannya jika penyidik menemukan penyimpangan.

Baca: Kontribusi Tambahan 15% Reklamasi Berpeluang Masuk Perda

"Tipid (tindak pidana) itu muncul nanti di akhir kalau memang itu pun ada. Kita kan enggak bisa berandai-andai ada pidananya atau tidak. Saat ini teman-teman sedang bekerja," jelas Adi.
 
Adi menambahkan, "Jangan nanti orang saling serang saling hujat mengenai reklamasi, terus kita enggak ngerti reklamasi. Makanya saya perintahkan pada unit kerja sumdaling untuk membuat hasil laporan mengenai reklamasi secara lengkap," pungkas Adi.




(FZN)