H-1 Penertiban, Listrik di Kawasan Bukit Duri Diputus

Whisnu Mardiansyah    •    Kamis, 22 Sep 2016 00:59 WIB
penggusuran bukit duri
H-1 Penertiban, Listrik di Kawasan Bukit Duri Diputus
Kawasan bantaran sungai sekitar wilayah Bukit Duri, Jakarta Selatan. MI/Galih Pradipta

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Selatan masih memberi waktu sepekan bagi warga RW 09,10,11, dan 12 Bukit Duri untuk membongkar bangunan mereka. Sebelum pembongkaran, aliran listrik di kawasan tersebut pun akan diputus.

Walikota Jakarta Selatan Tri Kurniadi mengatakan sehari pascadikeluarkannya surat peringatan (SP) III, belum ada aliran listrik di kawasan Bukit Duri yang diputus. Pemkot memberikan kesempatan warga yang bertahan untuk mengemasi harta benda mereka.

Sehari menjelang penertiban yang dijadwalkan akan berlangsung pekan depan, Pemkot akan meminta PLN untuk memutus aliran listrik. Pemutusan listrik urung dilakukan saat ini karena masih ada 44 kepala keluarga yang masih bertahan.

"H-1 baru kita putusin kita masih kasih waktu warga yang bertahan," kata Tri saat dihubungi Metrotvnews.com, Rabu (21/9/2016).

Sementara itu, Mai, salah satu warga RT 05/12 masih beraktifitas normal. Listrik di rumahnya masih menyala. Namun, dia mengakui dalam SP III kemarin ada imbauan dari kelurahan soal listrik akan diputus menjelang penertiban.

"Rumah saya cuma kena semeter, jadi enggak kena bongkar. Tapi nanti listrik diputus dulu sementara kalau mau dibongkar," kata Mai kepada Metrotvnews.com, di RT 05/12 Bukit Duri, Jakarta Selatan.

Rencananya Pemerintah Provinsi  DKI akan merelokasi  400 bidang bangunan, tepatnya di RW 09, 10, 11, dan 12 Bukit Duri. Dari data terakhir, sudah ada 290 pemilik bangunan yang mengambil kunci ke rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur.



(OGI)

Ahok Bawa Tiga Ahli di Sidang MK

Ahok Bawa Tiga Ahli di Sidang MK

54 minutes Ago

Ahok menolak cuti karena masa cuti terlalu panjang, mulai 26 Oktober 2016 sampai dengan 11 Febr…

BERITA LAINNYA
Video /