Penikmat Striptease pun Panik

   •    Sabtu, 31 Dec 2016 10:39 WIB
narkoba
Penikmat Striptease pun Panik
Polisi dan anggota BNNP Bali memeriksa pengunjung tempat hiburan malam, Jumat (30/12/2016). Antara Foto/Wira Suryantala

Metrotvnews.com, Jakarta: Hentakan musik yang dikomandoi seorang disc jockey (DJ) di lantai 5 area lounge Hotel FM1 Boutique, Jakarta Barat, sontak berhenti. Lampu kedap-kedip berganti lampu normal.

Beberapa penari wanita tanpa sehelai pakaian (striptease) yang asik berjoget pun berlarian. Pengunjung yang tengah menikmati tarian mereka pun tersentak. Wajah-wajah cemas jelas terpancar. Adrenalin terganti kekhawatiran.

"Pakai baju kalian!" teriak anggota polisi yang masuk untuk merazia narkoba di tempat hiburan di Jalan Letjen S. Parman, Grogol Pertamburan, Jakarta Barat, Jumat dini hari (30/12/2016).

Satu per satu pengunjung digeledah polisi. Hasilnya ditemukan dua linting ganja siap pakai dan satu paket ganja yang dimasukkan ke bungkus rokok.

Tiga pengunjung yang kedapatan membawa barang itu mengelak. Mereka mengaku ganja itu milik rekannya yang telah meninggalkan tempat terlebih dahulu.

Ketiganya pun diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

Hotel FM1 merupakan salah satu dari enam tempat hiburan yang dirazia polisi. Razia dilakukan serentak di seluruh Jakarta.

Di lokasi kedua, Hotel Menara Peninsula, petugas mengamankan seorang pengunjung yang positif narkoba. Empat tempat lain, Grand MTR, Grand LA, Sariayu, dan Royal yang masuk kawasan pertokoan Kota Indah, Taman Sari, Jakarta Barat, digeledah bersamaan.

Hasilnya dua paket sabu ditemukan di dua lokasi, yakni Grand MTR dan Grand LA.

Wakapolres Jakarta Barat AKB Faizal mengatakan razia dilakukan untuk menindak pengedar serta pengguna narkoba di tempat hiburan malam. Faizal menegaskan lokasi razia dipilih berdasarkan pantauan terindikasi ada peredaran narkoba.

Hasil razia diberikan kepada Pemprov DKI Jakarta sebagai catatan bahwa di dua tempat hiburan ditemukan narkoba. Jika sampai dua kali kedapatan narkoba, tempat hiburan malam tersebut bakal ditutup Pemprov DKI.

Masih ditemukannya narkoba di tempat hiburan malam menandakan adanya pembiaran dari pengelola.

Mereka tak Kapok

Padahal belum lama, Diskotek Mille's ditutup lantaran didapati pengunjungnya membawa atau mengonsumsi narkoba.

Media Indonesia, saat berkunjung ke area FM1 Boutique, tidak diperiksa. Terkesan dibiarkan, tarian erotis juga ditampilkan saat jam tertentu. (Media Indonesia)


(TRK)

Hasil Pleno KPU DKI: Ahok-Djarot Unggul

Hasil Pleno KPU DKI: Ahok-Djarot Unggul

7 hours Ago

Metrotvnews.com, Jakarta: KPU DKI Jakarta telah merampungkan rapat pleno terbuka rekapitulasi p…

BERITA LAINNYA