Djarot Yakin Dirut Pasar Jaya Menggaji Tenaga Profesional sesuai Kinerja

Intan fauzi    •    Rabu, 20 Sep 2017 11:20 WIB
pasar
Djarot Yakin Dirut Pasar Jaya Menggaji Tenaga Profesional sesuai Kinerja
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat --Metrotvnews.com/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan pegawai PD Pasar Jaya memprotes sikap perusahaan yang menggaji tenaga profesional baru lebih tinggi dari pegawai lama. Namun, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meyakini Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin menggaji tenaga profesional berdasarkan kinerja.

"Saya bilang sama pak Arief kalau perlu samakan dengan yang dilakukan Pemprov DKI ada KPI, key performance indicator. Supaya dinilai betul. Dengan cara seperti itu maka terkontrol sistemnya, itu harus kita bangun," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu 20 September 2017.

Baca: Pegawai Lama PD Pasar Jaya Merasa Kariernya Terhambat

Djarot menjelaskan, gaji biasanya menyesuaikan dengan kinerja dan tingkat profesionalitas. Pegawai yang malas-malasan tidak semestinya memiliki gaji sama dengan pegawai yang rajin.

"Mereka yang malas mereka yang alasan-alasan, mereka yang tidak ada inovasi dan tidak kreatif ya harusnya introspeksi. Saya pikir itu," terang Djarot.

Baca: Ratusan Pegawai Pasar Jaya Tuntut Keadilan

Sebelumnya, ratusan pegawai PD Pasar Jaya berdemo di Balai Kota DKI Jakarta menuntut Dirut PD Pasar Jaya untuk diberi sanksi. Alasannya, Dirut Pasar Jaya dianggap merekrut 15 orang tenaga profesional tidak sesuai prosedur.

Selain itu para tenaga profesional digaji lebih besar dari pegawai lainnya. Hal itu yang membuat pegawai PD Pasar Jaya merasa diperlakukan kurang adil.

"Mulai dari rekrutmen sampai penggajian, mereka digaji Rp30-45 juta, sementara karyawan PD Pasar Jaya yang sudah kerja 30 tahun dengan jabatan yang sama manajer itu cuma Rp17 juta," jelas Ketua Bidang Integritas Serikat Pekerja PD Pasar Jaya, Kusmadi, Selasa 19 September 2017.


(YDH)