Dana Operasional Djarot Rp4 Miliar per Bulan

Nur Azizah    •    Selasa, 20 Jun 2017 12:28 WIB
djarot saiful hidayat
Dana Operasional Djarot Rp4 Miliar per Bulan
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat berhak mendapatkan dana operasional sekitar Rp4,8 miliar per bulan. Uang itu berasal dari 0,15% pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov DKI Jakarta.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, Djarot berhak menggunakan seluruh uang tersebut. Tak ada batasan penggunaan terkait penggunaan uang. "Semuanya hak beliau," kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Juni 2017.

Saefullah menyampaikan, Djarot bisa memakai dana operasional untuk keperluan pribadi. Sebab, tak ada undang-undang yang mengatur penggunaan uang tersebut.

"Mau dipakai semuanya ya terserah. Itu haknya. Emang undang-undangnya bilang gitu. Gubernur itu kan kerjanya 24 Jam," kata dia.

Kendati bisa digunakan sesuka hati, tentu setiap pengeluaran harus ada laporan pertanggungjawabannya. "Harus ada laporannya."

Djarot menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi gubernur hingga Oktober mendatang. Saat menjadi gubernur, Ahok mendapatkan uang operasional sekitar Rp4,8 miliar.

Uang operasional gubernur diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 2010 tentang Tunjangan Operasional Kepala Daerah. Tunjangan operasional diberikan dalam bentuk insentif pajak dan retribusi.


(UWA)