Hasil Audit Medis Kasus Bayi Debora

Intan fauzi    •    Senin, 25 Sep 2017 18:42 WIB
fasilitas kesehatan
Hasil Audit Medis Kasus Bayi Debora
Ilustrasi: Bayi. Foto: MTVN/Mohammad Rizal.

Metrotvnews.com, Jakarta: Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengeluarkan hasil audit medis atas kasus kematian bayi Tiara Debora Simanjorang di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat. Audit dilakukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DKI Jakarta.

Dalam hasil audit tersebut, terdapat lima kesimpulan. Yang pertama, Debora datang dalam kondisi berat dengan diagnosis sepsis.

"Dan setelah dilakukan perhitungan scoring dengan pediatric logistic organ dysfunction didapatkan skor 30 dengan predicted death rate (PDR) atau kemungkinan meninggal sebedar 79,6 persen," ujar Kepala Dinkes DKI Jakarta Koesmedi di Kantor Dinkes DKI Jakarta, Jalan Kesehatan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin 25 September 2017.

Yang kedua, dokter UGD telah mengambil tindakan medis, yaitu pembebasan jalan napas, membantu pernafasan pasien, dan menjaga sirkulasi pasien. Mereka melakukan informed consent dengan baik sebelum melakukan tindakan.

"Ketiga, dokter UGD telah melakukan tata laksana kegawatdaruratan sesuai standar profesi dan kompetensi dokter Indonesia," lanjut Koesmedi.

Keempat, dokter UGD telah berkonsultasi dengan dokter ahli spesialis anak terkait tindakan medisnya. Kelima, dokter konsultan anak tersebut sudah memberikan advice pada dokter UGD. Namun, mereka tidak dapat hadir karena pada waktu yang sama sedang bertugas jaga di rumah sakit lain.

Dari hasil itu, Koesmedi menilai, RS Mitra Keluarga Kalideres sudah berupaya menyelamatkan Debora. "Upaya tadi sudah memenuhi prosedur yang dilakukan dokter di ruang UGD RS Mitra Keluarga Kalideres Jakarta," ucap Koesmedi.


(OGI)