Pengawasan Rusun Flamboyan Diperketat

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 21 Dec 2017 04:50 WIB
rusunawanarkotikarusun
Pengawasan Rusun Flamboyan Diperketat
Suasana salah satu Rusun di Ibu Kota/Medcom.id/M Sholahadhin Azhar

Jakarta: Rusun Flamboyan di Cengkareng mendapat lampu kuning atau warning dari BNN Provinsi Jakarta. Mengantisipasi 'lampu merah' dari BNNP, pengawasan rusun diperketat.

"Kita tiap malam keliling di sekitar blok. Sejauh ini efektif," kata Kepala Security Rusunawa Flamboyan Diding Muhidin pada Medcom.id di lokasi, Rabu, 20 Desember 2017.

Setiap hari petugas keamanan memantau blok A hingga F dari rusunawa tersebut. Sejauh ini yang didapati hanya masyarakat sekitar. Mereka bercengkrama dan berbincang antar warga hingga larut.

Diding yang juga menjabat Ketua RT Blok A menyebut belum ada gelagat mencurigakan sejauh ini. "Kita juga ikut nimbrung, ngobrol juga. Mayoritas mereka warga, jadi kenal saya. Enggak ada yang begitu (narkoba) kok," katanya.

Baca juga: Warga Sebut Rusun Tambora Sering Digrebek BNN

Pengawasan memang diperketat semenjak ada razia BNN Provinsi Jakarta minggu lalu. Untuk diketahui, sekira 2.500 warga di rusunawa itu melakukan tes urin. Hanya dua dari banyak orang yang tinggal di rusunawa itu dinyatakan positif.

Diding menyebut memang giat BNN Provinsi menjadikan masyarakat sekitar lebih waspada. Namun hal tersebut tidak menjadikan kawasan Flamboyan sebagai target operasi atau TO. Ia memastikan setiap gerak-gerik warganya terpantau, atau paling tidak terlaporkan.

"Kita kan enggak seperti apartemen. Orang berantem di sebelah aja kita tahu, istilahnya, apalagi bandar. Ya pasti kita mengerti lah, pasti ada yang laporan," pungkas Diding.

Untuk diketahui, Rusunawa Flamboyan terdiri dari 580 unit dari Blok A hingga F. Unit-unit itu rata-rata dihuni 4 hingga 5 individu. Jika ditotal penghuni rumah susun sewa itu sekira 2.500 orang.


(CIT)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

20 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA