Gerindra Dukung Kenaikan Pajak Kendaraan

Putri Anisa Yuliani    •    Rabu, 06 Feb 2019 14:46 WIB
pajak kendaraan
Gerindra Dukung Kenaikan Pajak Kendaraan
Ilustrasi. Medcom.id/Rizal.

Jakarta: Anggota Fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Jakarta Abdul Ghoni mendukung rencana kenaikan tarif sejumlah pajak di DKI Jakarta.

Sejumlah tarif pajak yang akan naik adalah Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pajak parkir, pajak penerangan jalan, pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah, dan retribusi daerah.

Ghoni menyebut pajak BBNKB layak dinaikan untuk meminimalisasi jumlah kendaraan yang dimiliki masyarakat. Kenaikan itu juga mendorong masyarakat beralih ke angkutan umum.

"Wajar BBNKB dinaikan. Mereka yang punya mobil kan orang mampu, mereka pasti mampu bayar. Tetapi jika merasa berat, pasti berfikir dua kali untuk beli kendaraan. Mereka mungkin akan memilih ke kendaraan umum," kata Ghoni di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu, 6 Februari 2019.

Sama halnya dengan pajak parkir. Menurutnya, pajak tersebut juga layak dinaikan dengan alasan yang sama. Terlebih, Moda Raya Terpadu (MRT) akan beroperasi pada Maret 2019.

"Dengan naiknya pajak parkir, kita harap orang meninggalkan kendaraannya dan naik angkutan massal," ujarnya.

Baca: Penerimaan Pajak Jakarta Melenting

Namun, ia berharap pajak parkir diatur agar tidak memberatkan warga kurang mampu. Caranya, dengan sistem zonasi parkir yang menerapkan tarif parkir tinggi di pusat kota dan tarif murah di perbatasan kota.

Pajak BBNKB rencananya naik dari 10 persen menjadi 22,5 persen. Pendapatan Pemprov DKI dari sektor pajak akan meningkat jika kenaikan pajak BBNKB diterapkan. Pendapatan dari pajak BBNKB setiap tahun mencapai Rp5 triliun.




(FZN)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA