Sandi Mengakui Penutupan Jalan Jatibaru Perlu Evaluasi

Siti Yona Hukmana    •    Senin, 09 Apr 2018 17:41 WIB
tanah abangpenertiban pkl
Sandi Mengakui Penutupan Jalan Jatibaru Perlu Evaluasi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno - Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengakui penataan di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, perlu dievaluasi. Apalagi, setelah ia melihat Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait penataan Tanah Abang yang dilakukan Ombudsman DKI Jakarta. 

"Bagi kami apa yang disampaikan di LHP tentang Tanah Abang itu memang bagian dari proses evaluasi dan kami sudah langsung menerjunkan tim," kata Sandiaga di Kantor Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin, 9 April 2018. 

Sandiaga menyebut tim diterjunkan untuk menelisik hasil evaluasi. Dia juga tak menampik harus ada evaluasi yang dilakukan oleh Pemprov DKI. 

"Kami sangat melihat beberapa poin-poin itu yang memang harus langsung diklarifikasikan maupun dievaluasi," tukas dia. 

Tim evaluasi, kata dia, bakal bergerak selama empat bulan. Setelah evaluasi, bakal dilakukan penataan Tanah Abang tahap kedua.

(Baca juga: Jalan Jatibaru Tanah Abang bakal Dibuka)

Dalam penataan nanti, kata dia, Pemprov DKI tetap menjunjung kemaslahatan masyarakat. Ia menginginkan Tanah Abang tertata rapi dan memberikan peluang usaha bagi pedagang.

"Tak hanya itu, kami juga ingin memberikan kemudahan bagi para pengunjung dan juga masyarakat di sana. Hampir 200 ribu orang yang menggunakan Stasiun Tanah Abang," tukas dia. 

Sandi memastikan penataan tahap kedua nantinya sesuai amanat UU dan rekomendasi dari Ombudsman. 

"Kami justru malah mengapresiasi karena kami terus dipantau. Ini bagian dari check and balance. Kalau koordinasinya lebih baik ke depan tentunya ini merupakan masukan kepada kami untuk membuat kebijakan," kata Sandi.

(Baca juga: Ombudsman Ogah Cabut Rekomendasi Soal Tanah Abang)




(REN)