Proyek MRT Sudah 98,1%

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 08 Jan 2019 13:24 WIB
Proyek MRT
Proyek MRT Sudah 98,1%
Uji coba MRT Jakarta. Foto: MI/Ramdani

Jakarta: Pengerjaan proyek pembangunan sarana transportasi massal ‎MRT Jakarta telah mencapai 98,1 persen. Pembangunan ini ditargetkan bisa selesai pada Maret 2019 agar masyarakat bisa segera menikmatinya.

"Sudah 98,1 persen progres pengerjaan MRT. ‎Sisanya itu finishing interior, sistem, dan lainnya," kata Corporate Secretary MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin kepada Medcom.id, Selasa, 8 Januari 2019.

Menurut dia, manajemen akan mengejar penyelesaian pembangunan agar bisa beroperasi di Maret 2019. Setidaknya segala upaya dilakukan agar target pembangunan bisa tercapai dengan baik.

"‎Nanti akan disampaikan terkait tanggal operasi secara resmi. Kalau sekarang belum bisa disampaikan," jelas dia.

Pengerjaan stasiun MRT Jakarta, kata dia, juga sudah hampir selesai semua. Hanya, saat ini memang tinggal penyelesaian akhir. ‎"Stasiun ada 13 sudah hampir (selesai) semua," kata dia.

Berdasarkan jadwal, MRT Jakarta mulai beroperasi Maret 2019. Fase 1 MRT Jakarta dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI akan menggunakan 16 rangkaian kereta.

Baca: Simulasi Kebakaran Dilakukan di Stasiun MRT Bawah Tanah

Dari 16 rangkaian itu, 14 rangkaian akan digunakan untuk operasional dan dua sisanya untuk cadangan. Satu kereta bisa memuat 200-300 penumpang dengan jumlah maksimal sekitar 1.800 penumpang untuk satu rangkaian.

Kecepatan rangkaian kereta MRT bisa mencapai 80 kilometer per jam di bawah tanah dan bisa meningkat hingga 100 kilometer per jam di permukaan tanah. Dengan begitu, perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus ke Bundaran HI butuh waktu 30 menit.




(OGI)