Anies Imbau Warga Manfaatkan Momen Pemutihan Sanksi Pajak Kendaraan

Nur Azizah    •    Rabu, 29 Nov 2017 17:40 WIB
pajak kendaraan
Anies Imbau Warga Manfaatkan Momen Pemutihan Sanksi Pajak Kendaraan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: MTVN/Nur Azizah

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mnegajak warga Jakarta memanfaatkan momen penghapusan sanksi pajak kendaraan. Sebab, saksi denda yang diberikan kepada penunggak pajak sangat besar.
 
"Setiap kali ada sanksi harus ditunaikan dalam waktu 14 hari. Bila ada keterlambatan satu bulan maka sanksinya dua persen. Jadi kalau terjadi kumulatif, sanksi maksimalnya adalah 24 bulan atau 48 persen," kata Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 29 November 2017.

Baca: Pemprov DKI Tambah Layanan Pembayaran Samsat Online

Selain program pemutihan pajak, Pemprov juga menyediakan program beabalik nama kendaraan bermotor. Dengan adanya program pemutihan tersebut, warga bebas saksi saat melunasi pajak kendaraan. Progam ini akan dilaksanakan mulai besok, 30 November hingga 23 Desember.
 
"Dalam periode itu bebas melakukan pelunasan tanpa terkena sanksi apapun. Kalau sudah terlambat 5 tahun silakan datang dan anda tidak akan kena sanksi," kata Anies.

Baca: Samsat Online Bisa Percepat Pelayanan Menjadi 5 Menit

Mantan Menteri Pendidikan RI ini menjelaskan, pemutihan sanksi pajak untuk mendorong warga agar taat pajak.
 
"Uang pajak ini menjadi sumber pemasukan bagi program pemerintah. Jadi satu sisi, ini kewajiban warga dan dengan begitu Pemprov bisa melaksanakan program-program," katanya.
 
Anies menargetkan pendapatan pajak kendaraan lebih besar dari tahun sebelumnya. Ia menyebut, pendapatan DKI dari pajak kendaraan selama Agustus 2017 sebesar Rp300 miliar.




(FZN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA