PBNU Ungkap Bukti adanya ISIS di Indonesia

Juven Martua Sitompul    •    Jumat, 14 Jul 2017 15:21 WIB
terorisme
PBNU Ungkap Bukti adanya ISIS di Indonesia
Ketua PBNU Marsudi Syuhud. Foto: MI/Arya Manggala.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) tak membantah paham radikal sudah masuk Indonesia. Bahkan, tidak sedikit penduduk Indonesia ikut mendukung gerakan ISIS.
 
"Iya sudah, kalau enggak ya enggak ada suaranya," kata Ketua PBNU Marsudi Syuhud kepada Metrotvnews.com, Jakarta, Jumat 14 Juli 2017.
 
Marsudi mencontohkan bukti nyata pergerakan radikal ISIS di Indonesia. Di antaranya, pemasangan bendera ISIS yang terjadi di Polsek Kebayoran Lama. Kemudian, aksi penyerangan terhadap anggota polisi oleh terduga teroris di sejumlah daerah.
 
"Bendera saja sudah berani muncul di jalanan kok, sudah berani ngeteng sudah berani nantang polisi, gitu kan," ujar dia.
 
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menyatakan sekitar 10% warga Indonesia telah menganut paham radikal. Bahkan, 4% dari jumlah itu merupakan pendukung ISIS.
 
Marsudi tak menampik pernyataan Said tersebut. Menurutnya, informasi itu diterima Said dari sejumlah lembaga survei. Namun, dia tidak menyebut secara gamblang lembaga survei yang dimaksud.
 
"Itu kan ngomongnya menurut survei, pak Kiai Said melihat survei tapi survei yang mana saya belum tanya ke pak Kiai," katanya..
 
Dia mengingatkan, perkembangan paham radikal di Indonesia benar-benar terjadi. Masyarakat diminta waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh paham radikal tersebut. "Itu artinya tidak bisa dipungkiri adanya," kata Marsudi.


(FZN)

KPK Kantongi Bukti Baru Kasus Novanto

KPK Kantongi Bukti Baru Kasus Novanto

20 minutes Ago

KPK menyatakan telah mengantongi bukti baru dari tersangka kasus korupsi KTP-el, Setya Novanto.

BERITA LAINNYA