Banjir di Jatipadang Sebabkan Pagar Pembatas Kali Jebol

Haifa Salsabila    •    Senin, 13 Nov 2017 12:43 WIB
banjir jakarta
Banjir di Jatipadang Sebabkan Pagar Pembatas Kali Jebol
Pasukan Oranye mencoba membenahi pembatas yang jebol akibat banjir di Jatipadang, Jakarta Selatan, Senin 13 November 2017. Foto-foto: Metrotvnews.com/Haifa Salsabila

Jakarta: Banjir yang melanda Jatipadang, Jakarta Selatan, kemarin, membuat pagar pembatas kali yang memisahkan Kali Pulo dan pemukiman warga RT 03/06, jebol. Pagar pembatas tak mampu menahan debit air yang tinggi di kawasan itu.

"Pas jebol langsung banjir. Airnya mengalir deras ke rumah warga yang lain. Saya langsung cepat-cepat lari," ujar Hidayat, korban yang juga pemilik rumah kontrakan, kepada Metrotvnews.com di kawasan Jatipadang, Jakarta Selatan, Senin 13 November 2017.

Banjir melanda Jatipadang Minggu sore 12 November. Luapan air sempat membuat puluhan warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Hidayat mengatakan pagar pembatas jebol sekitar pukul 17.00 WIB, kemarin.

Saat ini Pemprov DKI tengah mengerahkan satu tim yang berisi 14 Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Para pasukan oranye ini membersihkan puing-puing pagar pembatas yang jebol.

"Untuk sementara kita bersihkan dulu, sisa-sisa puingnya kita masukkan ke karung lalu ditumpuk untuk menjadi tanggul sementara," kata Andri Wijaya, salah satu petugas PPSU.

Menurutnya, kejadian ini bukan yang pertama kali dialami warga sekitar. Sebelumnya, pagar pembatas persis di samping pagar pembatas yang jebol juga mengalami kerusakan.

"Nah, yang dulunya ambruk saat ini sudah dibeton. Nanti yang ambruk sekarang pun akan dibeton," ujar Andri.

Baca: Anies Selalu Memonitor Banjir Jakarta

Petugas Kelurahan Jatipadang mengatakan bantuan pasir sudah dikirim ke lokasi untuk membuat tanggul sementara hingga pembuatan beton permanen dilakukan.

"Proses pembetonan akan dilakukan secepatnya. Kami bersama RT dan RW sedang bermusyawarah dengan warga untuk mengatasi persoalan ini," ujar Nursaindah, petugas di Kelurahan Jatipadang.

Pendekatan musyawarah dilakukan agar warga turut serta menangani persoalan ini. Ia berharap warga berpenghasilan tinggi ikut berperan aktif mengatasi banjir di Jatipadang.


(UWA)