Sandi Klaim PT PLN Sepakat Bangun ITF Sunter

Nur Azizah    •    Kamis, 01 Feb 2018 21:08 WIB
sampah jakarta
Sandi Klaim PT PLN Sepakat Bangun ITF Sunter
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: MTVN/Faisal

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengklaim PT. PLN sepakat dengan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah di Sunter, Jakarta Utara. Ia mengaku berkas rencana pembangunan sudah dikirim ke Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.
 
"Untuk Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter sudah tercapai kesepakatan, in principle," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Februari 2018.
 
Sandi berharap Menko Kemaritiman menyetujui dan menyelesaikan perjanjian Joint Venture. Ia yakin bila dokumen rampung, pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah di Sunter bisa dilaksanakan.

Baca: ITF Sunter Diproyeksikan Menampung Sampah 2.500 Ton per Hari 

"kita fokuskan dalam beberapa Minggu ini perjanjian itu cepat ditandatangani. Kalau kesepakatannya sudah, Joint Venture sudah, ITF Sunter bisa difinalkan," ungkapnya.
 
Sebelumnya, rencana pembangunan ITF Sunter terkendala pembelian harga jual listrik. Sebab, PT PLN belum setuju terkait harga jual yang ditawarkan.
 
PLN hanya bisa membeli listrik dari ITF Sunter sebesar US$ 5,9-8 sen per kWh, sesuai Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Jakarta. Sedangkan PT Jakarta Propertindo selaku pengelola ITF Sunter memasang harga sekitar US$ 14 sen per kWh.
 
Kapasitas sampah yang diolah oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI nantinya bisa mencapai 2.000 sampai 2.200 ton per hari, atau 30 persen dari total sampah yang dihasilkan DKI, yakni sekitar 7.000 ton.
 


(FZN)