Tiap Rumah yang Dibedah Dijatah Rp20 Juta

Intan fauzi    •    Selasa, 18 Apr 2017 13:40 WIB
bedah rumah
Tiap Rumah yang Dibedah Dijatah Rp20 Juta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. MTVN/Arga

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta camat dan lurah tidak memikirkan dana yang digunakan untuk membedah rumah warga. Djarot menyebut hanya butuh Rp20 juta buat membedah sebuah rumah.
 
Lurah dan camat tak perlu khawatir asal dana untuk program tersebut. Djarot bilang, dana bedah rumah bisa didapat dari Badan Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (Bazis), corporate social responsibility (CSR) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
 
Djarot mengatakan, waktu yang dibutuhkan untuk membedah rumah hanya tujuh hari. "Kalau Rp20 juta dikali di Jakarta Timur tadi ada 65 kelurahan, dikali 80 rumah, katakan saja ada 6.000 rumah dikali Rp20 juta, cuma Rp120 miliar," kata Djarot di Kantor Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa 18 April 2017.
 
Djarot minta lurah dan camat mendata rumah warganya yang tidak layak huni. "Lurah sama RT/RW lakukan verifikasi data rumah yang akan dibedah," ujar Djarot
 
Djarot memperkirakan, setiap kelurahan ada 80 rumah yang dibedah. Mengacu pembedahan rumah di Kelurahan Cilincing kemarin, ada 83 rumah yang mendapat manfaat program tersebut. "Berarti 80 kali 267 kelurahan berapa tuh jumlahnya, 20 ribuan ya," katanya
 
Untuk ikut program bedah rumah, ada kriteria yang harus dipenuhi. Pertama, kata Djarot, lahannya harus milik warga sendiri. Warga bisa menunjukkan bukti kepemilikan. Kedua, kondisi rumah sudah memprihatinkan atau tidak layak huni.
 
"Ada yang masuk saja susah sampai nunduk-nunduk, ini kaya gubuk atapnya rendah, bocor. Dipastikan betul itu," tegas Djarot.
 
Djarot menargetkan, program bedah rumah selesai dalam setahun. Ia minta lurah dan camat bergerak cepat. Jika sudah didapat datanya dari RT/RW, bisa langsung diverifikasi. Setelah itu, wali kota mengeluarkan surat keputusan (SK) soal lokasi bedah rumah.
 
"Daerah paling kumuh di sini di mana, di Cakung? Kelurahan Cakung paling padat mana, Penggilingan. Kemudian SK-kan oleh wali kota," ujar Djarot.
 


(FZN)