Mitra Keluarga Kalideres belum Membuat Regulasi Sesuai Perundangan

Intan fauzi    •    Senin, 25 Sep 2017 19:13 WIB
fasilitas kesehatan
Mitra Keluarga Kalideres belum Membuat Regulasi Sesuai Perundangan
Konferensi pers Dinas Kesehatan DKI soal kasus bayi Debora Tiara. Foto: MTVN/Intan Fauzi.

Metrotvnews.com, Jakarta: RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, dianggap belum membuat regulasi tata kelola rumah sakit sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini diketahui dari hasil hasil audit manajemen yang memuat tiga poin kesimpulan.

"Yang pertama, kurangnya pemahaman direktur tentang peraturan perundang-undangan terkait perumahsakitan," kata Kepala Dinkes DKI Jakarta Koesmedi di Kantor Dinkes DKI Jakarta, Jalan Kesehatan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin 25 September 2017.

Dinkes DKI tidak menemukan berbagai regulasi milik rumah sakit. Regulasi itu antara lain, prosedur pemberian informasi, kriteria pembiayaan pasien masuk IGD di luar pasien umum dan asuransi, kriteria dan prosedur transfer atau rujukan pasien, kriteria masuk dan keluar pelayanan intensif, prosedur pelayanan dan penetapan DPJP, penetapan daftar dokter yang melakukan praktik kedokteran dan menunjuk dokter pengganti bila dokter berhalangan.

Di samping itu, rumah sakit juga belum mengatur pemberian kewenangan pelayanan pasien risiko tinggi, prosedur pelayanan pasien risiko tinggi, dan pelayanan pasien rentan, lanjut usia, dan anak-anak dengan ketergantungan bantuan dan risiko kekerasan. Masalah kredensialing untuk mengizinkan anggota staf medis melakukan asuhan medis tanpa supervisi, identifikasi tanggung jawab dari setiap tugas, dan penugasan berdasarkan asas kredensial perawat dan peraturan perundangan, juga belum diatur. 

Rumah sakit juga belum memiliki regulasi soal identifikasi tanggung jawab, tugas, dan menyusun penugasan kerja klinis berdasarkan staf kesehatan profesional dan peraturan perundangan. "Ketiga, tidak dilakukan diklat mutu dan pelatihan mutu untuk direksi dan pimpinan rumah sakit," lanjut Koesmedi.


(OGI)