Eks Kuasa Lahan Pasar Tasik Dinilai Kerap Langgar Aturan

Muhammad Al Hasan    •    Selasa, 17 Apr 2018 21:31 WIB
pkltanah abang
Eks Kuasa Lahan Pasar Tasik Dinilai Kerap Langgar Aturan
Lahan Pasar Tasik, Tanah Abang, Jakarta Pusat masih dalam penyelidikan Polda Metro Jaya, Selasa, 17 April 2018. Foto: Medcom.id/ Muhammad Al Hasan.

Jakarta: PT Padi Mas sebagai eks kuasa lahan Pasar Tasik, kawasan Tanah Abang dinilai kerap mempunyai masalah. PT Padi Mas diketahui sudah kolaps 10 tahun silam.

"Pertama pajak tidak dibayarkan, terus dendumnya juga tidak dibayarkan sekian tahun, terus apa yang menjadi peraturan PT KAI tidak dilakukan sama dia, termasuk tidak ada bangunan permanen, ini malah dibuat ama Padi Mas, jadi banyak wanprestasi nya," Kata pengelola pasar Tasik, H Heru Nuryaman di kantor Koperasi Surya Alga Amanah (SAA), Jakarta, Selasa, 17 April 2018.

Baru-baru ini lahan yang sempat digunakan sebagai pasar Senin dan Kamis alias Pasar Tasik itu, hendak direbut kembali oleh eks kuasanya, PT Padi Mas Realty dari pemilik sahnya, PT. KAI (Kereta Api Indonesia). 

Heru menduga, PT Padi Mas masih menginginkan kembali lahan tersebut karena masih merasa ada kontrak terhadap PT KAI.

"Karena dia (PT Padi Mas) masih merasa punya kontrak selama 10 sampai 20 tahun kontrak," jelas Heru.

Heru menambahkan, faktanya PT Padi Mas sudah diputus kontraknya oleh PT KAI pada Agustus 2016 silam. Ia menyebut PT KAI membuka jalur hukum bila PT Padi Mas tidak menerima putusan tersebut.

Namun, lanjut Heru, PT Padi Mas masih terlihat tidak menerima putusan tersebut dan pernah membawa sejumlah orang diduga preman untuk kembali membuka lahan tersebut.

"Nah berjalannya waktu mereka (Padi Mas) mereka menuntut dibuka lagi lahannya dengan membawa preman-preman supaya ikut masuk mengelola di sana," pungkas Heru.


(DEN)