Livestreaming

Pilkada Serentak 2017

Maruarar tak Kaget PDI Perjuangan Usung Ahok

Misbahol Munir    •    Rabu, 21 Sep 2016 13:13 WIB
pilgub dki 2017
Maruarar tak Kaget PDI Perjuangan Usung Ahok
Cagub DKI Jakarta dari PDIP Basuki Tjahaja Purnama (kedua kiri) bersama Cawagub Djarot Saiful Hidayat (kedua kanan), Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kiri) dan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah (kanan) saat diumumkan di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (20/9/2016

Metroptvnews.com, Jakarta: PDI Perjuangan akhirnya resmi mengusung bakal calon petahana Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat. Mereka bakal bertarung di ajang Pemilihan Gubernur DKI pada Februari 2017 nanti.

Sebelum keputusan dibuat, tak sedikit kader dan elite PDI Perjuangan yang terang-terangan menolak mengusung Ahok. Bahkan, kader partai banteng moncong putih di sejumlah ranting dan cabang sempat melakukan konsolidasi 'menghadang' pengusungan Ahok.  


Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) bersama Eks Sekjen PDIP Tjahyo Kumolo (kanan) berbincng dengan Ketua Departemen Pemuda dan Olahraga DPP PDIP Maruarar Sirait (kedua kiri) saat menghadiri pelantikan DPP taruna merah Putih di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (26/6/2012).  Foto: Antara/Prasetyo Utomo

Namun, politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengaku tak kaget dengan keputusan partai. Ara, demikian biasa dipanggil, meyakini sejak awal Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati akan mendukung Ahok. Bahkan dalam sebuah rilis hasil survei pada 14 Agustus lalu Ara sempat mengungkapkan keyakinannya itu kepada publik.

"Saya sangat yakin pada akhirnya Bu Mega akan memilih Ahok di Pilkada DKI Jakarta. Saya juga yakin mayoritas konstituen PDI Perjuangan di Jakarta dan Indonesia mendukung Ahok," ujar Ara kala itu.

Calon petahana Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama (memakai batik) didampingi calon wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat saat tiba di kediaman Ketum PDI Perjuangan di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016). Foto: Dok/Istimewa

Keyakinan itu disampaikan Ara justru saat banyak politikus dan elite PDI Perjuangan sedang getol menyerang Ahok. Seperti Bambang DH, Andreas Pareira, Ahmad Basarah dan Masinton Pasaribu. Juga mereka yang berada di kepengurusan tingkat DPD DKI, seperti Bambang Warsono.

Ara mengatakan, keyakinannya tersebut didasarkan sejumlah fakta. Pertama, hubungan dan komunikasi Ahok dengan Megawati sangat baik meski banyak elite PDI Perjuangan menyerang calon petahana itu.

Bahkan, kata dia, dalam beberapa kesempatan Mega selalu memberikan perhatian kepada Ahok. "Ibu Mega memberi 'first cake' kepada Ahok saat ulang tahunnya ke-69, pada 23 Januari lalu. Ibu Mega juga memberi buku pertama saat saat peluncuran buku di Arsip Nasional. Saat haul 3 tahun almarhum pak Taufiq Kiemas, Ibu Mega juga ngobrol panjang dengan Ahok didampingi Presiden Jokowi," ujar Ara, Rabu (21/9/2016).


Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) didampingi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (kedua dari kiri), Bendum PDI Perjuangan Olly Dondokambey (paling tengah) saat memberi wejangan kepada calon petahana Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama (kedua dari kanan) didampingi calon wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat (kanan) di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/9/2016). Foto: Dok/Istimewa

Kedua, kata Ara, meskipun diterpa barbagai isu seperti korupsi, SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), cara komunikasi yang kasar, elektabiltas Ahok tetap tinggi dibandingkan kandidat-kadidat lain.

"Belum dihantam saja, kandidat lain elektabilitasnya masih rendah," imbuh anggota DPR RI itu.

Ketiga, lanjut Ara, kinerja Ahok terlihat nyata sehingga elektabiltasnya tetap terjaga. "DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Jokowi-Ahok, dan kemudian diteruskan Ahok-Djarot telah banyak mengalami perubahan ke arah positif," kata Ara.

 


(MBM)

Ruhut Sebut Pola Pikir Ibas Seperti Tukang Parkir

Ruhut Sebut Pola Pikir Ibas Seperti Tukang Parkir

42 minutes Ago

Ibas meminta Ruhut mundur dari Partai Demokrat karena mendukung bakal calon petahana Basuki …

BERITA LAINNYA
Video /