Sandiaga Sebut Reklamasi Teluk Jakarta Tergesa-gesa

Nur Azizah    •    Jumat, 17 Mar 2017 15:56 WIB
reklamasi teluk jakarta
Sandiaga Sebut Reklamasi Teluk Jakarta Tergesa-gesa
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tak heran Pemerintah DKI kalah di Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) Jakarta dalam kasus izin reklamasi. Sandiaga menilai pemerintah terlalu tergesa-gesa menjalankan proyek itu.
 
"Kemenangan atas kebijakan yang tergesa-gesa eksekusinya dan insya Allah akan menjadi awal penataan ulang pesisir pantai Jakarta yang berpihak pada masyarakat," kata Sandiaga di kawasan Tanah Abang di Jakarta Pusat, Jumat 17 Maret 2017.
 
Sandi mengatakan, kemenangan gugatan ini menjadi pesan penting bagi para pembuat kebijakan. Dia menegaskan, seluruh proses harus terencana dengan baik dan memperhatikan kepentingan publik secara keseluruhan.
 
Sandiaga meminta gubernur dan wakil gubernur terpilih bisa menata ulang pembangunan kota Jakarta. Seharusnya, kata dia, setiap pembangunan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.
 
"Kita mau win-win solution, warga diberikan kemenangan tetapi yang investasi dipastikan juga tidak dirugikan, yang sudah beli tanah di sana juga bisa mendapatkan uang kembali," terangnya.
 
 
Menurut Sandiaga, kekalahan Pemerintah DKI merupakan  kemenangan warga Jakarta. Sebab, selama ini banyak warga yang merasakan ketidakadilan.
 
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono akan mempelajari putusan PTUN Jakarta yang memenangkan gugatan nelayan atas izin reklamasi Pulau F, I, dan K. Putusan itu membuat surat izin reklamasi yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak sah secara hukum.
 
Sumarsono belum bisa memastikan langkah hukum yang bakal diambil Pemprov DKI. Setelah kalah di PTUN Jakarta, tim Biro Hukum Pemprov DKI perlu mempelajari putusan itu.
 
Menurut Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri itu, menyelesaikan aspek hukum harus didahulukan sebelum memikirkan peruntukkan pulau reklamasi itu.
 
"Untuk apa (pulau) itu dibicarakan berikutnya. Sekarang yang penting adalah dari aspek hukumnya dulu," kata Sumarsono.
 


(FZN)

Golkar Ancam Pecat Dolly Kurnia

Golkar Ancam Pecat Dolly Kurnia

2 hours Ago

Golkar akan menerapkakan aturan partai terhadap kader yang dianggap melanggar aturan dan indisi…

BERITA LAINNYA