Sejarah Program Bedah Rumah Pemprov DKI

Intan fauzi    •    Senin, 17 Apr 2017 10:37 WIB
pemprov dki
Sejarah Program Bedah Rumah Pemprov DKI
Djarot Saiful Hidayat meluncurkan program bedah rumah di Cilincing, Jakarta Utara. Foto: MTVN/Intan Fauzi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meluncurkan program bedah rumah di Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara. Program itu adalah penyempurnaan dari program serupa sebelumnya. 

Pada 1969, ada program Muhammad Husni Thamrin (MHT) yang diterapkan di Jakarta. Program itu  bertujuan untuk merevitalisasi kawasan penduduk, terutama jalan-jalan di perkampungan.

"Sekitar tahun '80an program ini diambil, dioper ke lembaga donor, Bank Dunia. (Program) diberi nama Kampung Improvement Programme (KIP), bukan hanya di Jakarta tapi di kota besar di Indonesia," jelas Djarot, di Cilincing, Jakarta Utara, Senin 17 April 2017.

Program KIP, lanjut Djarot, cukup berjalan baik di Surabaya, Jawa Timur. Kemudian, ia terapkan program serupa waktu menjabat wali kota Blitar.

"Ketika saya jadi wali kota di Blitar program ditingkatkan program renovasi rumah kumuh, di sini bedah rumah. Kemudian waktu di Blitar lebih dari 2.300 rumah bisa kita bedah dengan prinsip gotong royong," ujar dia.

Baca: Pemprov DKI Luncurkan Program Bedah Rumah di Cilincing

Sewaktu Djarot menjabat di Balai Kota Jakarta, sebelumnya sudah ada program kampung deret yang dicanangkan gubernur era Joko Widodo. "Waktu itu saya sampaikan harus ada penyempurnaan," ujar Djarot.

Djarot mengusulkan, program bedah rumah tak hanya didanai dari Badan Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (Bazis). Program itu bisa didanai dari corporate social responsibility (CSR) dan APBD.

"Nanti koordinasi dengan bazis, polanya disempurnakan," ujar dia.


(OGI)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA