MA Nihil Catatan Kriminal

Deny Irwanto    •    Rabu, 09 Aug 2017 21:08 WIB
kekerasan
MA Nihil Catatan Kriminal
Ilustrasi kekerasan, MTVN - M Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: MA, pria yang dibakar hidup-hidup lantaran dituduh mencuri amplifier milik Musala Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Babelan, Bekasi, tidak memiliki catatan kriminal.

Kapolres Bekasi Kombes Asep Adi Saputra menyatakan, MA tidak pernah tercatat dalam buku polisi. Sejauh ini kepolisian telah memeriksa 17 saksi terkait kasus pengeroyokan dan pembakaran tersebut.

"Menurut catatan tidak ada. Tapi bahwa benar saudara MA berprofesi sebagai montir atau servis amplifier. Dia juga menjual ampli yang dia beli, kalau rusak dia perbaiki dan dia jual lagi," kata Asep di Mapolda Metro Jaya, Rabu 9 Agustus 2017.

Asep menjelaskan, polisi tidak bisa menungkap motif dugaan pencurian yang dilakukan MA lantaran sudah meninggal dunia.

Polisi juga enggan berandai-andai mengenai kondisi keluarga yang diduga pemicu MA untuk mencuri. MA juga disebut tidak pernah mengeluh ke keluarganya mengenai persoalan yang tengah dihadapi. 

Sementara itu saksi kunci bernama Rojali yang merupakan marbot musala tersebut juga mampu menunjukkan bukti pembelian amplifier tersebut.

"Yang mutlak Rojali juga bawa kuitansi pembelian dengan kode produksi yang sama dengan ampli itu," tandas Asep. 

Sebelumnya, MA dibakar hidup-hidup lantaran dituduh mencuri amplifier milik Musala Al-Hidayah di Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa, 1 Agustus. Warga yang kadung emosi kemudian langsung mengejar dan menangkapnya, hingga akhirnya MA dibakar hingga tewas.

BACA: Polisi Tembak Satu Pembakar Pria di Bekasi


(LDS)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA