Dua Petinggi Allianz Diperiksa Pekan Depan

Deny Irwanto    •    Jumat, 06 Oct 2017 18:31 WIB
allianz
Dua Petinggi Allianz Diperiksa Pekan Depan
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan. Foto: MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih melakukan penyidikan terkait kasus PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Penyidik akan memeriksa Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Joachim Wessling, pekan depan.
 
"(Joachim) Allianz Tanggal 11 kita panggil ya. Untuk tersangka satu lagi kemarin kan tidak hadir, beliau minta waktu untuk reschedule kita berikan untuk dia menyiapkan data-data," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan di Polda Metro, Jumat 6 Oktober 2017.

Baca: Alasan Polisi Menetapkan Bos Asuransi Allianz Tersangka

Adi yakin Joachim yang memiliki kewarganegaraan Jerman itu akan memenuhi panggilan penyidik dan masih berada di Indonesia.
 
Menurut Adi, pencekalan ke luar negeri yang dilakukan penyidik sudah cukup untuk memastikan Joachim tetap mengikuti prosedur hukum di Polda Metro Jaya.
 
"Yang bersangkutan sudah kita cekal, jadi pas ditetapkan tersangka langsung kita cekal. Kita sudah lakukan itu, sekarang kita menunggu data keberadaan yang bersangkutan masih di Indonesia atau di luar," kata Adi.
 
Selain Joacim, polisi juga menjadwalkan pemeriksaan Manajer Claim PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Yuliana Firmansyah, yang mangkir dari pemeriksaan pertama, pada Rabu 4 Oktober 2017. Penyidik sudah menjadwalkan ulang pemeriksaan Yuliana di hari yang sama dengan Joachim.
 
Joachim dan Yuliana dilaporkan nasabah Allianz bernama Ifranius Algadri. Ifranius merasa dipersulit saat meminta klaim biaya perawatan rumah sakit.
 
Alvin Lim selaku kuasa hukum Ifranius, mengatakan, Allianz selalu meminta catatan medis lengkap dari rumah sakit, sebagai syarat untuk mencairkan atau klaim.

Baca: Bos Allianz Life Indonesia Dicegah ke Luar Negeri

Padahal, rumah sakit tidak pernah memperkenankan memberi catatan medis lengkap. Karena melanggar Permenkes No 269/Menkes/PER/III/2008 tentang Rekam Medis.
 
Laporan terhadap Joachim Wessling dan Yuliana Firmansyah tertera dalam Laporan Polisi Nomor: LP/1645/IV/2017/Dit Reskrimsus tanggal 3 April 2017, tentang dugaan tindak pidana di bidang perlindungan konsumen dan Laporan Polisi Nomor: LP/1932/IV/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tanggal 18 April 2017.




(FZN)