Anies-Sandi Perlu Menyinkronkan Janji Kampanye dengan Kebijakan Pemerintah

Whisnu Mardiansyah    •    Kamis, 12 Oct 2017 08:30 WIB
reklamasi teluk jakarta
Anies-Sandi Perlu Menyinkronkan Janji Kampanye dengan Kebijakan Pemerintah
Foto udara pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso.

Metrotvnews.com, Jakarta: Penghentian proyek reklamasi Pantai Utara Jakarta merupakan satu dari 23 janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Belakangan, pemerintah pusat mencabut moratorium pembangunan proyek reklamasi.

Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna menilai masalah reklamasi menjadi tantangan bagi pasangan Anies-Sandi. Meski proyek reklamasi sepenuhnya diambil alih pemerintah pusat, Pemprov DKI tak sepenuhnya bisa lepas tangan.

"Kewenagan di tingkat gubernur penting. Karena terkait dengan IMB dan izin-izin selanjutnya. Terkait dengan Raperda apa solusinya?," kata Yayat kepada Metrotvnews.com, Rabu 11 Oktober 2017.

Yayat meminta Anies-Sandi mempertimbangkan betul isu program dengan sensitivitas tinggi. Ia berharap antara Pemprov DKI dan pemerintah pusat bisa duduk bersama dan sinkron.

"Kalau dilanjutkan bagaimana kalau tidak dilanjutkan bagaimana. Apa solusinya," tutur dia. 

Pemerintah pusat resmi mencabut penghentian sementara (moratorium) pembangunan Pulau C, D, dan G Reklamasi Teluk Jakarta pada 5 Oktober 2017. Dengan demikian, pembangunan 17 pulau di Pantai Utara Jakarta dapat dilanjutkan.

Pemerintah menilai pemberian izin pembangunan dan pencabutan moratorium Reklamasi Teluk Jakarta telah sesuai prosedur. Proses ini dianggap terbuka karena baik Pemerintah Daerah maupun pengembang telah melakukan konsultasi publik terhadap warga dan pihak terdampak.

(Baca juga: Luhut Pastikan Anies-Sandi Sepakat Reklamasi Teluk Jakarta Dilanjutkan)


 


(REN)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

3 hours Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA