Pemprov DKI Buka Layanan 121 Untuk Kekerasan Perempuan

Nur Azizah    •    Jumat, 08 Dec 2017 03:22 WIB
pemprov dkianies-sandi
Pemprov DKI Buka Layanan 121 Untuk Kekerasan Perempuan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmikan layanan 121 - Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya resmi membuka layanan 121. Menurut Anies, hotline itu dibuat khusus untuk melayani perempuan dan anak yang mengalami kekerasan baik fisik maupun seksual.

"Dengan nomor yang sekarang ini semua penanganan kekerasan perempuan dan anak akan dilayani dengan baik," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Kamis 7 Desember 2017.

Anies berharap dengan diresmikannya pelayanan itu, kaum perempuan di Jakarta bisa merasa aman. Terlebih, layanan ini tersedia selama 24 jam dan dapat dihubungkan ke seluruh RSUD dan puskesmas di Ibu Kota.

"Kalau kemarin itu hanya jam-jam tertentu saja. Sekarang 24 jam. Dan sekarang pelayanannya juga meluas, termasuk visum dan cek fisik gratis di semua RSUD dan puskesmas," ujarnya.

Anies menuturkan, pelapor tidak perlu khawatir informasi yang diberikan akan bocor. "Insya Allah ini menjadi tempat perlindungan dan dijaga 24 jam," imbuhnya.

Selain membentuk layanan 121, Pemprov DKI juga mendirikan safe house bagi korban kekerasan. Dalam program ini, Pemprov DKI pun turut menggandeng aparat kepolisian, aktivis perempuan, serta lembaga swadaya masyarakat.

Survei Yayasan Thomson Reuters sebelumnya merilis daftar kota besar yang paling berbahaya bagi perempuan di dunia. Jakarta menjadi salah satu kota yang paling berbahaya bagi wanita, dasarnya pada kekerasan seksual, akses layanan kesehatan, praktik budaya, dan peluang ekonomi bagi perempuan.


(MBM)

Opsi: Setnov Bicaralah! (2)

Opsi: Setnov Bicaralah! (2)

21 minutes Ago

Peradilan Setya Novanto ibarat drama hukum. Persidangan sempat diwarnai aksi bisu Setnov. Duduk…

BERITA LAINNYA