Sumarsono Berencana Ubah Pergub Denda Rusun

LB Ciputri Hutabarat    •    Senin, 20 Mar 2017 16:12 WIB
rusunawa
Sumarsono Berencana Ubah Pergub Denda Rusun
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono berencana mengubah Peraturan Gubernur Nomor 11 Tahun 2014 yang mengatur denda progresif di rumah susun sewa. Sumarsono ingin penghuni rusun hanya dikenakan tarif datar.
 
"Karena Pergubnya denda 2 persen dan itu progresif. Itu yang membuat tunggakan. Kita mau tarif flat," kata Sumarsono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin 20 Maret 2017.
 
Sumarsono mengatakan, hingga tahun 2013 total tunggakan rusun mencapai Rp1,37 miliar. Tunggakan tersebut bukan karena nilai sewa rusun yang selangit. Namun, karena denda progresif yang dianggap berat. "Jadi bukan karena kemahalan," tegas Sumarsono.
 
Sumarsono juga berencana melakukan pemutihan. Namun hal ini harus ada pembicaraan dengan DPRD, karena belum ada Pergub tentang penghapusan aset.
 
"Apalagi nilainya lebih dari Rp5 miliar. Jadi harus dibicarakan dengan Dewan seperti apa," ujar Sumarsono.
 
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Arifin, mengatakan angka Rp1,37 miliar merupakan tunggakan tahun 2011-2013. Pemutihan akan dilakukan bagi mereka yang benar-benar tidak mampu.
 
"Kita akan putihkan Rp1,37 miliar tersebut bagi mereka yang tidak punya apa-apa sama sekali," kata Arifin.


(FZN)

Sandi Ajak Warga Minang di DKI Gabung OK OCE

Sandi Ajak Warga Minang di DKI Gabung OK OCE

10 hours Ago

pihaknya bakal mengajak asosiasi para pedagang pasar untuk bergerak bersama menciptakan ekonomi…

BERITA LAINNYA