Dishub DKI Perkuat Sistem IT Atasi Pungli

Ilham wibowo    •    Rabu, 19 Oct 2016 15:57 WIB
pungli
Dishub DKI Perkuat Sistem IT Atasi Pungli
Kepala Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansyah. (foto: MTVN/ Nur Azizah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta berupaya meminimalisasi kasus pungutan liar (Pungli) dengan memaksimalkan fungsi sistem pengelolaan berbasis informatika dan teknologi (IT).

"Untuk menangani Pungli ini mau tidak mau harus membangun sistem IT," kata Kepala Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansyah, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/10/2016).

Andri mencontohkan, peningkatan sistem IT ini tengah dilakukan dalam pengelolaan sistem KIR. Beberapa proses sudah berbasis online.

"Contoh masalah booking kita sudah bikin dua dengan online, terus masalah bayarnya sudah tidak lagi ketemu antara konsumen dengan petugas, harus pakai ATM jadi virtual account," ujarnya.

Dalam pemeriksaan fisik, kata Andri, juga menggunakan peralatan canggih. Seluruh pemeriksaan akan terekam secara komputerisasi sebagai data arsip yang hanya bisa diakses pimpinan untuk memotong diskresi petugas.

Setelah seluruh sistem terbangun, masyarakat bisa mengaksesnya secara bebas, "sudah kita lakukan di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dengan adanya sistem Qlue," kata Andri.

Andri menegaskan seluruh petugas Dishub DKI Jakarta agar tidak melakukan Pungli ini. kedapaatan melakukan pungli, akan langsung dipecat.

"Kepada masyarakat yang mendapatkan informasi oknum oknum tersebut mesti dukung oleh bukti yang kuat seperti hasil rekam, Supaya saya pecatnya gak salah, kasihan juga kan kalau semua salah," ujarnya. 

Andri mengungkapkan, mayoritas masyarakat melaporkan pungli saat pengurusan KIR kendaraan, rekomendasi trayek, hingga rekomendasi amdal.

"Kalau untuk PNS-nya kami usulkan memang pemecatan ini proses. Saya sudah pecat 10orang selama menjabat," ujarnya.

Menurut Andri ke-19 oknum tersebut bekerja dalam proses pengelolaan dan pelayanan KIR. Selain itu, oknum petugas di terminal juga ada yang kedapatan melakukan pelanggaran.

"Makanya saya katakan tadi kita harus berani membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat sehingga masyarakat itu turut serta mengawasi. Apalagi sekarang udah canggih," kata Andri. 


(MEL)

Anies Baswedan Dukung Anti Kekerasan Perempuan

Anies Baswedan Dukung Anti Kekerasan Perempuan

2 hours Ago

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara deklarasi …

BERITA LAINNYA