Ahok Perbolehkan Penghuni Rusun Pilih Tetangga

Intan fauzi    •    Selasa, 18 Oct 2016 11:44 WIB
rusunawa
Ahok Perbolehkan Penghuni Rusun Pilih Tetangga
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)/MTVN/Intan Fauzi

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberbolehkan calon penghuni memilih tetangga ketika pindah ke rusun. Ahok tak mau pengundian rusun memakai cara satu kepala keluarga mendapat satu rusun.

Saat pengundian, satu kepala keluarga boleh memilih orang dekat untuk tinggal satu lantai. "Artinya, boleh cari saudara atau tetangga," kata Ahok saat meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Marunda, Jakarta Utara, Selasa (18/10/2016).

Ahok mengungkapkan, cara seperti itu diperlukan supaya warga tidak sungkan meminta pertolongan. Waktu di permukiman lama, Ahok menduga, warga tak segan meminta bahan dapur kepada tetangga.

"Karena dulu waktu tinggal di sungai, cabai, beras habis boleh pinjam sebelah, kalau mau pergi titip anak sama sebelah. Begitu diundi per unit begitu, tetangga baru langsung jaim, mau pinjam beras kaga berani, pinjem minyak kaga berani," ungkap Ahok.

Ahok memperbolehkan satu kepala keluarga memilih lima sampai sepuluh kepala keluarga untuk tinggal dalam satu lantai. Ahok berkelakar, warga ibarat orang kaya, satu lantai dimiliki satu keluarga besar.

"Jadi kalau punya keluarga seperti orang kaya, satu cluster, satu lantai apartemen, punya bapak-ibu," ungkap Ahok.


(OJE)