Pelarangan Sepeda Motor di Sudirman

Pemerintah Diharap Perbaiki Transportasi Umum

Lis Pratiwi    •    Kamis, 10 Aug 2017 03:18 WIB
pembatasan sepeda motor
Pemerintah Diharap Perbaiki Transportasi Umum
Angkutan Umum. MTVN/Amaluddin.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melanjutkan larangan masuk sepeda motor sepanjang jalur protokol di pusat kota. Sejak 2014, aturan ini sudah berlaku di Jalan MH Thamrin, dan akan berlaku di Jalan Sudirman bulan depan.

Menanggapi rencana ini, pengelola gedung di sepanjang jalan Sudirman meminta pemprov turut memperbaiki akses transportasi umum guna mendukung peraturan tersebut. Hal ini untuk membantu mobilitas karyawan yang sebelumnya berangkat dengan sepeda motor.

"Kalau ada aturan baru seharusnya memang diimbangi dengan perbaikan fasilitas, misalnya transportasi publik ke arah Sudirman," jelas Donni Desyandono, senior manager International Financial Tower (IFC) kepada Metrotvnews.com di Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Menurut Donni, rancangan Mass Rapid Transit (MRT) dan TransJakarta yang melewati jalan Sudirman sudah cukup baik. Namun, jam operasional transportasi tersebut belum maksimal. Pasalnya, banyak karyawan harus masuk kerja sangat pagi sebelum transportasi tersebut beroperasi.

"Misalnya cleaning service atau satpam mereka kan harus datang sebelum jam 6 pagi, TransJakarta belum ada. Kalau mereka bekerja di gedung yang tidak punya pintu belakang lalu terlambat karena parkir motornya kejauhan bagaimana," tambah Donni.

Donni menambahkan, jika perbaikan transportasi umum dilakukan maka penerapan aturan dapat lebih efektif. Sebab, selain mengurangi penyebaran sepeda motor sepanjang jalan Sudirman, juga dapat memaksimalkan penggunaan transportasi umum bagi masyarakat.

Sementara itu, building manager Sona Topas Tower, Rio Wardhana mengaku mendukung program larangan sepeda motor di jalan Sudirman asalkan pemerintah menambah akses ke transportasi umum sebagai solusi bagi karyawan bermotor.

"Kecuali kalau pemerintah membangun fasilitas pendukung untuk motor misalnya di Blok M atau Thamrin ada parkir khusus motor. Mereka parkir di sana dan naik TransJakarta untuk tiba di kantor masing-masing," pungkas Rio.


(LDS)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA