Anies Sebut Pencopotan 3 Pejabat Sekadar Penyegaran

Nur Azizah    •    Minggu, 10 Jun 2018 17:12 WIB
pemprov dki
Anies Sebut Pencopotan 3 Pejabat Sekadar Penyegaran
Gubernur dan Wagub DKI Anies-Sandi /ANT/Galih Pradipta

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot tiga pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Anies tak menjawab banyak pencopotan Kepala Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat DKI Jakarta Agustino Darmawan, Kepala Dinas Pendidikan DKI Sophan Adriyanto, dan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Indrastuty Rosari Okita.

"Oh iya, ini bagian dari fase penyegaran untuk rotasi para pejabat Pemprov DKI," kata Anies di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu, 10 Juni 2018.

Anies mengatakan pejabat yang saat ini mengisi tiga posisi itu menjabat pelaksana tugas (plt). Anies bakal membuka seleksi untuk tiga posisi itu usai lebaran.

"Statusnya Plt sampai proses seleksi dengan pansel berjalan tuntas. Jadi pada fase ini belum ada pejabat definitif," terang dia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini enggan merinci alasan pencopotan ketiga kadis itu. Ia mengatakan rotasi merupakan siklus jabatan.

"Kita belum bisa umumkan karena memang belum definitif. Kalau sudah definitif baru ada pelantikan. Kalau plt memang tidak pernah ada pelantikan," jelas Anies.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik meminta Anies mencopot Agustino. Ia dianggap tak cakap menjelaskan program rumah DP Rp0.

Anies juga sempat dibuat geram karena ucapan Agustino. Saat itu, Agustino mengatakan Pemprov hanya mampu membangun 7 ribu rumah susun sewa (rusunawa) lima tahun mendatang. Apa yang dikatakan tak sesuai dengan janji kampanye Anies-Sandi, yakni menyediakan  250 ribu unit rusun.

Saat dikonfirmasi di hari berikutnya, Anies tak menjelaskan bagaimana memenuhi janji tersebut. Sebanyak 250 ribu rusun itu terdiri dari rusun DP Rp0 dan rusunawa.

Alih-alih menjelaskan, Anies malah mengatakan akan menyentil Kepala Dinas Perumahan DKI Agustino Darmawan. "Nanti Pak Agus saya selentik dulu," kata dia di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis 12 April 2018.


(OJE)