Dirlantas Sayangkan Larangan Sepeda Motor Dicabut

Dhaifurrakhman Abas    •    Selasa, 09 Jan 2018 13:24 WIB
pembatasan sepeda motor
Dirlantas Sayangkan Larangan Sepeda Motor Dicabut
Ilustrasi: Pengendara sepeda motor melintas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.

Jakarta: Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menyesalkan Mahkamah Agung (MA) membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 141 Tahun 2015 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor. Dia menilai aturan itu sudah cukup efektif mengurai kemacetan

Pembatasan roda dua melintasi Jalan MH Thamrin-Medan Merdeka Barat juga dianggap dapat mengubah cara berpikir masyarakat. Publik mulai beralih dari menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi massal.

"Selain itu, dapat mengurangi polusi udara sehingga sangat sayang kalau itu dicabut," kata Halim, saat dihubungi wartawan, Selasa, 9 Januari 2018.

Kendati kurang setuju, Halim mesti mengikuti putusan MA. Bila kendaraan roda dua kembali diperbolehkan melintasi kawasan tersebut, pihaknya akan menyiapkan rekayasa lalu lintas.

"Kita ikuti aturan yang ada karena belum dicabut oleh Gubernur (Anies Baswedan). Setelah dicabut, kita laksanakan aturan (rekaya lalu lintas) tersebut," ucap dia.

Baca: Pengemudi Ojek Online Senang MA Batalkan Larangan Motor di Thamrin

Dalam putusannya, MA berpendapat Pergub DKI Nomor 141 Tahun 2015 bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Regulasi itu tak sesuai dengan Pasal 133 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, Pasal 11 UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Pasal 5 dan 6 UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. 

"Pergub Nomor 141 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Daerah  Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor tidak mempunyai kekuatan hukum  mengikat," kata Hakim Irfan Fachrudin, dikutip dari salinan putusannya, Senin, 8 Januari 2018.



(OGI)

Sidang Perdana Praperadilan Fredrich Yunadi Digelar 12 Februari

Sidang Perdana Praperadilan Fredrich Yunadi Digelar 12 Februari

1 hour Ago

Pengadilan Jakarta Selatan sudah menetapkan jadwal sidang perdana praperadilan mantan kuasa huk…

BERITA LAINNYA