Gangguan Listrik Kereta Bandara Diselidiki

Fachri Audhia Hafiez    •    Jumat, 02 Mar 2018 12:42 WIB
kereta bandara
Gangguan Listrik Kereta Bandara Diselidiki
Direktur Prasarana Dirjen Perkeretaapian Zulfikri saat meninjau kereta bandara Soekarno-Hatta yang mengalami gangguan listrik di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang mengalami gangguan, Kamis malam, 1 Maret 2018. Penyelidikan padamnya listrik di dalam rangkaian kereta itu tengah dilakukan. 

"Terkait kereta Bandara, hari ini akan melakukan penelitian. Besok (Sabtu, 3 Maret) pukul 14.00 WIB saya minta laporannya," kata Budi di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Maret 2018.

KA Bandara Soetta sempat mengalami gangguan pada Kamis malam, 1 Maret 2018 sekitar pukul 19.10 WIB. Rangkaian mengalami gangguan listrik saat berangkat dari Stasiun Batu Ceper, Tangerang menuju Stasiun Bandara Soetta.

Direktur Prasarana Ditjen Perkeretaapian Zulfikri meminta maaf kepada 62 penumpang yang berada di dalam kereta. "Kami mohon maaf atas gangguan pelayanan KA bandara kepada sebanyak 62 orang, agar tidak terulang kembali. Saat ini berbagai antisipasi sudah kami lakukan," tutur Zulfikri.

Saat ini Dirjen Perkeretaapian telah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan penyelidikan. Tim KNKT telah diturunkan hari ini untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kereta bandara.

"Saat ini kereta bandara Soetta yang mengalami gangguan berada di Dipo Manggarai untuk diinvestigasi oleh tim KNKT," sambung Zulfikri.

Zulfikri mengungkapkan dugaan awal penyebab kereta mengalami padam listrik karena suplai listrik tidak sesuai. "Masih menunggu hasil tim KNKT, indikasinya suplai listrik tidaklah sesuai," beber Zulfikri.




(REN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

22 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA