OK Otrip Diuji Coba Awal 2018

Nur Azizah    •    Selasa, 05 Dec 2017 13:19 WIB
sistem ok otrip
OK Otrip Diuji Coba Awal 2018
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko - Medcom.id/Deny Irwanto.

Jakarta: Pelaksanaan uji coba one karcis one trip (OK Otrip) akan dilakukan pada awal tahun 2018. Ada empat dari 10 rute yang akan dilakukan uji coba.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan, empat rute itu adalah Grogol (M25), trayek baru Lebak Bulus, Marunda (U02) dan Warakas (JU 03), dan trayek Duren Sawit. Empat rute ini sudah disiapkan untuk penghitungan jarak pertama dan jarak terakhir. 

"Artinya, semua moda transportasi darat harus digunakan. TransJakarta, bus kecil, besar, sedang termasuk KWK," kata Sigit saat dihubungi, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Desember 2017.

Sigit menuturkan sampai saat ini pihaknya masih membahas soal sistem pembayaran OK Otrip. Bila sudah matang, dia akan melaporkannya kepada Gubernur Anies Baswedan.

"Kami sedang tahap evaluasi final dan akan segera dilaporkan ke Gubernur, karena kami berupaya Januari sudah uji coba. Meskipun tidak di seluruh trayek," ungkap dia.

Adapun untuk metode pembayaran Pemprov DKI Jakarta berencana mengandeng enam bank, yakni Bank DKI, BCA, BNI, Mega, Mandiri, dan BRI.

Pada rapat Banggar, Selasa, 28 November 2017 lalu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah menjelaskan integrasi transportasi hanya dengan Rp5.000. Seseorang yang hendak berangkat kerja dari rumah menggunakan angkutan kota bisa membayar dengan harga sesuai tarif angkot.

(Baca juga: Pembayaran dengan OK Otrip Dibatasi Waktu)


"Dari rumah naik angkot tap kartu dipotong Rp4.000 sesuai tarif angkot. Saat dia naik kendaraan berikutnya, misalnya Kopaja tap lagi. Tapi hanya kena Rp 1.000. Terus kalau dia naik lagi transjakarta, kena Rp 0," ujar Andri dalam rapat Banggar beberapa waktu lalu.

Hal serupa juga berlaku saat pulang. Warga yang langsung naik TransJakarta akan dikenai Rp3.500 sekali tap. Jika dilanjutkan naik angkot, saldo akan terpotong Rp 1.500.

"Dengan demikian, warga hanya mengeluarkan Rp 5.000 setiap melakukan perjalanan," pungkas dia.

Program OK Otrip merupakan salah satu janji Anies-Sandi saat kampanye. OK Otrip akan mengintegrasikan angkutan umum mulai dari bus mikro hingga mass rapid transit (MRT) dalam sekali transaksi pembayaran.

Wakil Gubernur Sandiaga Uno menargetkan program ini berjalan sebelum 100 hari pemerintahannya dengan Gubernur DKI Anies Baswedan. 




(REN)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

53 minutes Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA