Anies Bentuk Pansel untuk Angkat Direksi BUMD

Nur Azizah    •    Jumat, 27 Apr 2018 14:49 WIB
Penjualan saham PT Delta
Anies Bentuk Pansel untuk Angkat Direksi BUMD
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta membentuk panitia seleksi (Pansel) untuk mengangkat dan menghentikan Direksi BUMD dan perusahaan patungan. Semua diatur dalam Pergub Nomor 5 Tahun 2018 yang diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
Dalam Pasal 5 poin f dikatakan, calon orang perseorangan, di luar pejabat direksi dan karyawan BUMD hanya bisa maju atas usulan gubernur. Di era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, aturan tersebut tidak ada.
 
Anies mengaku aturan baru ini untuk mengelola BUMD agar lebih profesional. "Prinsipnya, kita akan kelola BUMD dengan profesional, baik, kemudian prinsip-prinsip good governance juga diterapkan di situ," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 27 April 2018.
 
Mantan Menteri Pendidikan ini mengklaim pembentukan pansel itu untuk melihat seluruh kompetensi para calon yang sudah disiapkan.
 
Ia membantah aturan dibuat untuk melumpuhkan demokrasi. "Yang penting adalah pada prosesnya ada proses seleksi yang baik. Ada yang benar. Itu penting," ujar dia.

Baca: Sandi Minta Bir PT Delta Diekspor

Dalam Pergub itu Anies menghilangkan syarat-syarat perseorangan yang berniat maju sebagai calon direksi BUMD. Syarat-syarat itu seperti integritas, riwayat kesehatan, batas minimal dan maksimal usia, hingga larangan bagi anggota TNI dan kepolisian.
 
Pansel ini telah bekerja untuk menunjuk Komisaris Utama PT Delta Djakarta Sarman Simanjorang. Sebelumnya, Sarman menjabat sebagai Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta.
 
Ia menggeser posisi Kepala Badan Keuangan DKI Jakarta Michael Rolandi Cesnanta Brata. Michael diberhentikan dengan hormat atas persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2018. Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Delta Djakarta Tbk.
 
Komisaris Utama: Sarman Simanjorang
Komisaris : Carlos M. Berba
Komisaris : Fumiaki Ozawa
Komisaris Independen : Reynato S. Puno
Komisaris Independen : Jeje Nurjaman
 
Direktur Utama : Jose Daniel Abellon J
Direktur Keuangan : Alan D.V Fernandez
Direktur : Webster A. Gonzales
Direktur : Arthur C. Mallari
Direktur Independen : Ronny Titiheruw


(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA