Ahok Berencana Hapus Kebijakan Raskin di Ibu Kota

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 20 Sep 2016 17:02 WIB
stok beras
Ahok Berencana Hapus Kebijakan Raskin di Ibu Kota
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MTVN/Lukman)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menghentikan program beras untuk rakyat miskin (raskin). Kebijakan itu rencananya diterapkan tahun depan.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku sudah berkoordinasi dengan Presiden Joko Widodo.
 
"Saya sudah bilang ke pak Presiden supaya kami tak bagikan beras raskin mulai tahun depan," kata Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Selasa (20/9/2016).
 
Menurut Ahok, pembagian raskin tidak tepat sasaran. Selain itu, raskin bermutu rendah. Padahal, kata Ahok, pemerintah mengeluarkan dana banyak untuk subsidi beras.
 
Ahok menyampaikan solusi pengganti kebijakan raskin. Menurut dia, lebih baik pemerintah mengalokasikan subsidi langsung kepada masyarakat melalui kartu yang terintegrasi, seperti Jakarta One.
 
“Yang paling sederhana, misalnya beras. Raskin kita selama ini disubsidi Rp 300 miliar. Bagaimana jika uangnya langsung dimasukkan ke Jakarta One sehingga ibu rumah tangga yang pegang kartu itu tidak lagi beli (beras) yang jelek,” kata Ahok.
 
Ahok mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan segala macam jenis beras bermutu baik melalui BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya. Dengan dana yang diberi langsung, warga punya kesempatan merasakan beras mutu baik.
 
"Mau beli beras Jepang sesekali boleh lah ya. Asal mulai tahun depan kita pakai kartu semua," kata Ahok.
 
Dengan Kartu Jakarta One, kata Ahok, cita-cita DKI menjadi smart city segera terwujud. Sebab, dengan satu kartu masyarakat bisa melakukan transaksi non-tunai. Tak hanya itu, kartu juga dapat dimanfaatkan sebagai tabungan platform.


(FZN)

Djarot: <i>Please</i> Tinggalkan Kendaraan Pribadimu

Djarot: Please Tinggalkan Kendaraan Pribadimu

5 minutes Ago

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, menuntaskan permasalahan kemacetan Ib…

BERITA LAINNYA
Video /