Jak Lingko Tanah Abang Gratis

Kautsar Widya Prabowo    •    Selasa, 11 Dec 2018 16:59 WIB
transjakartatanah abang
Jak Lingko Tanah Abang Gratis
Jak Lingko TransJakarta. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Jakarta: PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) memastikan pengguna mikrobus angkutan kota (angkot) Jak Lingko, di Tanah Abang, Jakarta Pusat, tidak dikenai biaya. Hal tersebut sebagai langkah Pemerintah Provinsi DKI mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke kendaraan umum.

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono menjelaskan perusahaan transportasi yang bekerja sama dengan Jak Lingko tetap dibayar oleh negara. Pengemudi tak perlu khawatir lantaran penumpang naik dengan gratis.

"Penumpangnya megang kartu tapping, tidak boleh ada pengemudi Jak Lingko yang tarik uang lagi," kata Agung di Kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Desember 2018. 

Menurut dia, biaya yang akan dibayarkan negara ke pengemudi sesuai dengan jarak tempuh dikalikan tarif rute pada umumnya. Kurang lebih pada wilayah Tanah Abang, tarif yang dikenakan sebesar Rp3.800. 

"Jumlahnya sangat memadai untuk membiayai operasional dan bahkan juga untuk memperbarui armada," tambah dia.

Saat ini, sudah ada 61 kendaraan yang telah memenuhi syarat kelayakan. Angka tersebut belum memenuhi jumlah kendaraan dalam surat yang diterima dari Dinas Perhubungan sebanyak 307 kendaraan. 

"Kita dari TJ (TransJakarta) sangat ketat. Kendaraan-kendaran yang mau dioperasikan itu kita selalu cek, kita evaluasi. Kalau tidak layak, kita tidak mau mengoperasikan," imbuh dia.

Baca: 500 Satpol PP Kawal Pemindahan PKL Tanah Abang

Untuk memenuhi standar umum kelayakan, pengemudi Jak Lingko diwajibkan memiliki surat izin mengemudi (SIM) A umum. Mereka tak bisa memakai SIM A biasa.

"Kami dari TransJakarta mengambil langkah untuk membantu bagaimana caranya mereka harus bisa izin ujian SIM A umum. Kita sudah komunikasikan dengan kepolisian, dan siap mendukung," jelas dia.




(OGI)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA