Kakorlantas tak Setuju soal Rencana Pencabutan Larangan Sepeda Motor

Deny Irwanto    •    Selasa, 14 Nov 2017 08:59 WIB
pembatasan sepeda motor
Kakorlantas tak Setuju soal Rencana Pencabutan Larangan Sepeda Motor
Ilustrasi--Rambu larangan sepeda motor di Sudirman. Foto: MTVN/M. Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa tidak setuju dengan rencana penghapusan larangan sepeda motor melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Menurut Royke, untuk mengatasi kemacetan pemerintah harus menyiapkan angkutan umum yang aman dan nyaman.

"Ya kalau itu mengesampingkan angkutan umum enggak setuju. Tetap harus mengutamakan angkutan umum, angkutan umum harus dibesarkan," ujar Royke di Mapolda Metro Jaya, Senin, 13 November 2017.

Royke mengaku tidak tahu alasan Anies bakal menghapus Pergub DKI yang disahkan pada periode sebelumnya itu. Namun Royke optimis, Pemprov DKI saat ini telah memiliki pertimbangan sendiri untuk menghapus larangan sepeda motor melintas di jalan protokol tersebut.

"Saya enggak tahu alasan beliau apa ya. Kalau tanya ke saya, saya bagaimanapun juga di kota metropolitan seperti ini kendaraan umum harus diutamakan daripada kendaraan pribadi seperti mobil," ujarnya.

Baca: Penghapusan Larangan Sepeda Motor Harus Diimbangi Solusi

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, 500 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Ibu Kota terdampak pelarangan sepeda motor masuk kawasan M. H. Thamrin-Sudirman. Data itu didapat dari big data analisa Jakarta Smart City.

"Aksesibilitas untuk 500 ribu UMKM sulit. Lalu akses menuju perkantoran dan area komersial itu sangat terdampak dari kegiatan ekonomi," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 8 November 2017.

Baca: Penghapusan Larangan Sepeda Motor Bakal Munculkan 'Penyakit' Lama

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun berencana mencabut kebijakan ini. Sandi ingin mengembalikan keadilan untuk pengguna kendaraan, pejalan kaki, dan pedagang.

Dia memastikan, lalu lintas di sekitar M. H.Tahamrin-Sudirman lancar dan tertib selama ASEAN Games. "Perintah Pak Anies (Gubernur DKI Anies Baswedan), jalan harus dikembalikan untuk aksesibilitas seluruhnya," imbuh Sandiaga.

Larangan sepeda motor melintas di sepanjang Jalan Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka Barat dicetuskan di era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Larangan ini sempat memicu protes dari pengendara sepeda motor.

Anies pun mewacanakan bakal menghapus kebijakan pelarangan roda dua di Ibu Kota. Anies meminta agar konsep lalu lintas kendaraan kembali dirancang.


(YDH)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

4 hours Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA